
Hal ini diketahui saat kemarin disinggung pencari berita di Gedung Kesenian Jakarta. Pun ketika ditanya hasil akhir dari ajang tersebut. Seperti diketahui pemenang "Indonesian Idol" tahun lalu, Ikhsan belum lama ini kerap nongol di layar kaca. Padahal ajang itu kebanyakan menampilkan suara alias bernyanyi.
"Ya, apapun bentuknya dunia entertainmen itu tergantung dari hati nurani masing-masing. Apakah mau terjun ke dunia tarik suara atau tempat lain. Pastinya lagi saya tak melihat pangsa pasar tapi asalkan punya syarat yang sesuai dengan industri hiburan, silahkan saja dia mau jadi apa. Jadi hantu blao pun silahkan," jelasnya.
Diakui para peserta audisi yang masuk hingga jelang babak workshop, belum bisa dikatakan sebagai penghibur. Pasalnya seorang penyanyi harusnya pula menjadi penghibur. "Kalau mau cari penyanyi sih banyak apalagi di kampung-kampung. Tapi yang memenuhi kriteria seperti yang diinginkan sangat kurang," sambungnya.
Juga dengan go internasional. Pria asal Jember ini ragu apakah dari ajang ini dapat melahirkan penyanyi yang bisa diterima dunia internasional. "Eh, jangan salah. Jadi penyanyi yang go internasional itu sulit sekali ditembus. Krisdayanti saja susah sampai sekarang. Kecuali mungkin si penyanyi tinggal di luar negeri," ujarnya. (kl/opa)
Lihat Profil: Anang Hermansyah