< >

23 Ribu Ton Beras Vietnam Tiba di Banten

Rabu, 07 Maret 2007 05:09
Kapanlagi.com - Kepala Bulog Regional Banten Tubagus Kun Mulyawarman mengatakan, sebanyak 23.000 ton dari 66.000 ton beras impor dari Vietnam tiba di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Selasa.

"Beras tersebut merupakan bagian dari beras pesanan Pemerintah Indonesia untuk menanggulangi tingginya harga beras di Tanah Air termasuk di Provinsi Banten," katanya.

Menurut dia, beras impor sebanyak itu tidak seluruhnya akan disimpan di gudang Bulog Banten, melainkan sebagian lagi akan dikirim ke sejumlah tempat lain yang memerlukan.

"Posisi Bulog Banten hanya sebagai penerima saja yang volumenya sudah diatur oleh Pemerintah Pusat, karenanya kami hanya tinggal menerima bagian alokasi untuk sementara sekitar 10 ribu ton, sedang sisanya akan dikirim ke beberapa tempat di Jawa Barat," katanya.

Menyinggung tentang persediaan beras di Gudang Bulog Banten, dia menyatakan, sudah semakin menipis.

"Karena stok sudah sangat minim kami terpaksa menggunakan beras keluarga miskin untuk keperluan operasi pasar murni di sejumlah lokasi sehingga jatah beras bagi keluarga miskin untuk Bulan Februari-Maret sudah diambil sebagian untuk operasi pasar," kata dia.

Bila alokasi beras impor masuk seluruhnya sebanyak 66 ribu ton seperti yang diminta, katanya, maka cadangan beras di Banten bisa aman kembali.

Cadangan sebanyak itu, kata dia, digunakan untuk kebutuhan selama tahun 2007 yang ditaksir membutuhkan sekitar 56.000 ton beras untuk keluarga miskin.

"Sedang sebagian kebutuhan beras lainnya diharapkan akan dipenuhi dari hasil pembelian kepada para petani di sekitar Banten pada masa panen sepanjang tahun 2007 ini," ujarnya.

Berdasarkan catatan, hingga akhir Februari 2007 Bulog Banten telah menampung 40.000 ton gabah kering giling atau setara beras sebanyak 25.000 ton dari petani domestik, dan kekurangan kebutuhan beras antara lain akan dipenuhi dengan mendatangkan beras impor dari Vietnam tersebut. (*/rsd)