Darjoto: Berapa pun Kebutuhan Garuda, Rajawali Siap

Kapanlagi.com - PT Rajawali Corpora mengungkapkan, hingga kini menunggu keputusan pemerintah tentang restrukturisasi dan privatisasi PT Garuda Indonesia. Secara mamajemen dan finansial Rajawali mengaku telah siap untuk membeli maskapai penerbangan nasional Indonesia ini.

‘’Hingga kini kami masih menunggu keputusan pemerintah tentang rencana privatisasi Garuda,’’ ungkap Managing Director & Chief Bussiness Development PT Rajawali Corpora, Darjoto Setyawan kepada Kapanlagi.com di Malang, Selasa (06/03).

Darjoto yang juga Wakil Presiden Komisaris PT (Persero) Semen Gresik Tbk itu lebih lanjut mengatakan, kelompok Rajawali siap menyuntikkan dana dalam membantu pemerintah menyelamatkan Garuda dari kebangkrutan dan kehancuran.

Berapa dana yang dipersiapkan kelompok Rajawali, penasihat Yayasan Arema- pemilik PS Arema Malang ini- justru balik bertanya. “Berapa kebutuhan pemerintah untuk menyelamatkan Garuda? Berapa pun dana yang dibutuhkan, Rajawali siap,’’ tantangnya.

Disinggung tentang latarbelakang Rajawali berniat membeli Garuda --jika pemerintah melakukan privatisasi, Darjoto mengatakan dalam jangka panjang bisnis penerbangan masih menjanjikan. Dari tahun ke tahun jumlah permintaan akan seat penerbangan terus menunjukkan angka peningkatan. “Meskipun kini banyak maskapai penerbangan dengan tarif lebih rendah, Garuda masih menjanjikan,’’ katanya.

Garuda, jelasnya memiliki kelas tersendiri di mata calon penumpang meski tarifnya relatif lebih mahal. Dan Garuda masih memungkinkan untuk melakukan penetrasi pasar dalam menggaet jumlah penumpang lebih tinggi.

Apakah nantinya---jika pemerintah melakukan privatisasi dan Rajawali yang memenangkannya--- Garuda akan turun kelas untuk memenangkan persaingan, Darjoto mengatakan, posisi Garuda tidak akan diubah. “Posisinya tetap dipertahankan karena telah memiliki kelas tersendiri,’’paparnya.

Kendati demikian, Rajawali sudah memiliki rencana lain untuk ikut meramaikan bursa penerbangan murah.Yakni melalui anak perusahaan Garuda, City Link. ‘’City Link dioptimalkan untuk kelas ini,’’jelasnya.

Dengan membeli Garuda, tampaknya Rajawali ingin menerapkan pepatah, sekali mendayung dua pulau terlampaui. Langsung bermain di kelas atas dan penerbangan bertarif murah. (rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com