Wakil Manajer Tim SPBJ, Agus Sutiyoso di Semarang, Rabu, mengatakan, Jakarta Sananta dan Surabaya Samatour serta tim-tim lain yang berlaga pada Proliga 2007 merupakan tim yang bagus.
"Tetapi harus diingat bahwa putaran pertama seri ketiga berlangsung di Semarang, jadi kami harus bisa mengambil kemenangan melawan kedua tim tersebut supaya target kita masuk empat besar tercapai," katanya.
Ia mengatakan, sehebat apapun Jakarta Sananta dan Surabaya Samatour, mereka juga pernah kalah pada pertandingan sebelumnya. "Faktor tuan rumah akan menjadi motivasi tersendiri bagi timnya untuk mendapatkan kemenangan," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sudah mengetahui kualitas kedua tim tersebut dan timnya juga sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi mereka.
Ketika ditanya kunci untuk meraih kemenangan pada dua pertandingan di kandang sendiri, dia mengatakan, motivasi dan tambahan pemain asal Cina, Li Lixin akan memberikan motivasi tersendiri bagi Rudi Santoso dan kawan-kawan.
Ia menjelaskan, pada dua pertandingan sebelumnya, timnya belum diperkuat pemain asing karena Li Lixin baru tiba di Semarang hari Sabtu (3/3), kemudian, 2-4 pemainnya merupakan pebola voli nasional, seperti Rudi Santoso, Susilo Heri Wobowo, dan M. Khilik.
Menyinggung soal kekalahan pada dua pertandingan sebelumnya, melawan Bandung Tectona dan Jakarta BNI Taplus, dia mengatakan, kekalahan itu sebenarnya merupakan kelengahan pemainnya terutama pada angka-angka kritis.
Ia menjelaskan, saat lawan Jakarta BNI Taplus di Yogyakarta, timnya sudah memimpin 21-16 pada set pertama dan 23-18, tetapi bisa terkejar dan timnya akhirnya kalah.
"Pemain tampak terburu-buru untuk segera memenangkan pertandingan itu yang akhirnya justru permainan timnya kendor dan lawan bisa mengejar ketertinggalannya," katanya.
Ia menambahkan, untuk dua pertandingan di kandang sendiri, kelemahan yang ada sudah dibenahi dan diharapkan kesalahan pada dua pertandingan terdahulu tidak terulang lagi saat melawan Jakarta Sananta dan Surabaya Samatour.
Pertandingan antara SPBJ melawan Jakarta Sananta berlangsung hari Sabtu (10/03), sedangkan lawan Surabaya Samatour berlangsung hari Minggu (11/03). (*/lpk)