Cegah Kerusuhan, Konser Slank-Nidji Kerahkan 750 Aparat
Kapanlagi.com - Tidak sedikit sejarah konser musik di Indonesia diwarnai dengan kericuhan yang menimbulkan pertikaian hingga menyebabkan kecelakaan yang dialami penikmat musik. Apalagi, jika yang mengadakan konser adalah band-band besar tanah air, seperti Slank, maupun band pendatang baru seperti, Ungu, yang menyebabkan kematian beberapa waktu lalu. Untuk Konser Spesial Slank - Nidji, Jumat (9/3) besok, pihak manajemen mengaku telah menyiapkan segala sesuatunya untuk mencegah hal itu.Senior Manajer Humas SCTV, Budi Darmawan, sebagai promotor Konser Spesial Slank - Nidji mengatakan, pergelaran besok malam tidak lepas dari keberhasilan penyelenggaraan konser Ungu beberapa waktu lalu di tempat yang sama. "Pengamanan untuk konser Slank dan Nidji ini akan mengerahkan sekitar 750 personil aparat kepolisian dan TNI, termasuk paramedis," katanya. Salah satu personil Slank, Bimbim, juga menegaskan bahwa mereka akan tampil all out memuaskan publik musik Bandung dan sama sekali tidak ada persaingan untuk menjadi yang terbaik dari konser itu. Menurut Bimbim, konser musik bukan adu tinju yang mengharuskan saling pukul sehingga yang lainnya terjatuh melainkan harus menampilkan sebuah kolaborasi yang maksimal. "Tidak ada kamus saling menjatuhkan di atas panggung kolaborasi, dan kami yakin bersama Nidji akan memberikan yang terbaik untuk Bandung," katanya. Bimbim menegaskan, Slank tidak akan kesulitan berkolaborasi dengan Nidji. Bahkan ia menyebutkan grup band yang tengah naik daun itu berstyle Slank, sehingga dimungkinkan menghasilkan aksi panggung yang memberi warna khas pada konser itu. "Rambut Giring sendiri sudah kaya rambut Kaka (jabrik), pas sudah," kata Bimbim. (*/boo) |