< >

MPI: Saatnya Untuk Mengubah Citra Wisata Indonesia

Kamis, 08 Maret 2007 21:34
Kapanlagi.com - Wakil Ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI), Meity Robot, mengatakan sudah saatnya mengubah citra pariwisata di Indonesia setelah serangkaian kecelakaan transportasi terjadi di Tanah Air.

"Branding kita harus segera diubah atau diperbaiki agar nilai tawar kita di mata turis asing tetap baik," kata Meity Robot, di Jakarta, Kamis.

Meity menawarkan solusi, seperti bekerja sama dengan luar negeri untuk menyelenggarakan tahun kunjungan lintas negara.

"Kita bisa kerja sama dengan Malaysia untuk menyelenggarakan paket wisata lintas negara. Itu agar turis tahu bahwa lebih banyak hal yang indah tentang Indonesia yang belum mereka tahu," katanya.

Wajah dunia pariwisata Indonesia yang sempat tercoreng dengan banyaknya kecelakaan transportasi tidak lagi bisa menunggu untuk segera diperbaiki di mata dunia.

"Asal mereka tahu dulu, bagaimana Indonesia yang sebenarnya. Itu yang paling penting," kata Meity.

Pada kesempatan yang sama, Meity, juga meminta kepada pemerintah agar dengan political will-nya memperhitungkan sektor pariwisata untuk memulihkan kondisi perekonomian Indonesia.

"Political will pemerintah harus digunakan untuk salah satunya mengakui bahwa sektor pariwisata itu berpotensi untuk memperbaiki keterpurukan ekonomi," katanya.

Ia berharap, pemerintah tidak lagi menganggap industri pariwisata sebagai hal berbau hura-hura yang menghabiskan waktu dan tenaga.

Menurut dia, sektor tersebut memberikan banyak masukan dana melalui penggunaaan jasa layanan tranportasi, hotel, catering, dan sebagainya.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah mendukung usaha MPI dan turut melakukan promosi pariwisata baik di dalam maupun di luar negeri.

Masyarakat Pariwisata Indonesia telah mengupayakan berbagai cara untuk tetap mempertahankan eksistensi dunia pariwisata Indonesia di mata dunia.

"Kita tetap mengikuti exhibisi, promosi tiket gratis, dan mengadakan gelaran-gelaran di luar negeri," kata Meity.

Ia juga berharap wisatawan baik domestik maupun asing untuk memaklumi banyaknya musibah yang terjadi di Indonesia dan tidak menjauhi daerah kunjungan wisata tanah air.

"Wisatawan seharusnya kasihan pada Indonesia, jadi mereka harus membantu kita dengan cara jangan menjauhi bisnis pariwisata Indonesia," kata Meity.

Ia mengimbau wisatawan baik domestik maupun asing agar tetap mengunjungi dan memilih Indonesia sebagai daerah kunjungan wisata. (*/rsd)