< >

ASITA Optimis Target 7 Juta Wisatawan Akan Tercapai

Jum'at, 09 Maret 2007 05:41
Kapanlagi.com - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) menilai target pemerintah yang mematok kunjungan wisatawan sebanyak tujuh juta pada 2007 bisa tercapai.

Kalau melihat perkembangan kunjungan wisatawan saat ini mulai membaik, target itu bisa dicapai, kata Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) ASITA M Ali Rahman, di sela menghadiri Musda III DPD ASITA Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Kamis.

Menurut dia, kunjungan wisatawan ke berbagai daerah seperti Bali terus mengalami peningkatan, dan peningkatan itu diharapkan akan terus terjadi selama 2007 ini.

Guna mencapai target kunjungan wisatawan secara nasional itu, ia berharap ada peran aktif dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah termasuk Bengkulu untuk terus mengembangkan sektor pariwisata.

"Bengkulu ini memiliki potensi wisata cukup banyak dan lengkap, ada obyek pantai, panorama alam sampai sejarah. Obyek ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan kalau dikelola dengan baik diserta promosi, baik dalam negeri maupun dunia," katanya.

Pemerintah daerah perlu meningkatkan infrastruktur guna menunjang pembangunan pariwisata. Duna parwisata tidak bisa dipisahkan dengan infrastruktur yang memadai.

Ia menjelaskan, para wisatawan yang berkunjung menginginkan kelancaran transporasi untuk melihat satu obyek wisata, ini harus diperhatikan oleh pemerintah.

Sebagai mitra pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan, ASITA telah melakukan berbagai upaya di antaranya melakukan promosi dan menawarkan paket-paket tur ke berbagai tempat wisata.

Saat ini Ketua Umum DPP ASITA bersama beberapa unsur pengurus sedang berada di Berlin (Jerman) untuk menghadiri pertemuan keparwisataan tingkat internasional, katanya.

Pada forum wisata dunia itu, Ketua Umum ASITA mempromosikan berbagai obyek wisata, dengan harapan bisa menarik wisatawan asing berkunjung ke Indonesia.

"Kami juga minta ASITA di daerah pro aktif mempromosikan potensi wisata di daerahnya masing-masing, seperti yang telah dilakukan oleh DPD ASITA Bali," katanya. (*/rsd)