XL Kembangkan Bisnis Berbasis Konvergensi Teknologi

Kapanlagi.com - Penyedia jasa telekomunikasi, PTB Excelcomindo Pratama Tbk. (XL), mengembangkan strategi bisnis berbasis konvergensi teknologi komunikasi dan teknologi musik.

"Kami kini tengah mengembangkan beragam aplikasi atau fitur sebagai penerapan konvergensi teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi dengan industri lain, di antaranya industri musik," kata Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, di Jakarta, Rabu.

Wujud bisnis konvergensi teknologi yang dikembangkan baru-baru ini adalah menerapkan fitur voice music massage (VMS).

VMS merupakan pesan berdurasi 30 detik yang berisi pesan suara dan dilanjutkan dengan musik pilihan pelanggan.

"Ini teknologi paduan dari pesan suara semacam SMS yang menjadi hits dengan musik," katanya.

Konvergensi merupakan suatu perkembangan industri luar biasa, yang menandai tumbuhnya sesuatu yang baru sehingga bertambah powerfull dan memberikan pengkayaan.

Bukti konkret pengkayaan ini adalah VMS. Pencipta lagu dan insan musik bisa masuk dan bekerja sama dengan kami," katanya.

Ia mengatakan, melalui bisnis yang dikembangkan XL tercipta saluran pasar baru. Selama ini pangsa pasar musik melalui penyedia jasa layanan telekomunikasi, seperti ringtone, ringbacktone, dan nada tunggu mencapai 50 hingga 60 juta pelanggan atau lebih besar dari penjualan melalui CD dan kaset tradisional.

Untuk teknisnya, XL bekerja sama dengan PTB Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) yang selama ini banyak bergerak di bidang infrastruktur.

Sementara itu, produser musik Benc Leo, mengatakan, promosi musik melalui ringtone atau ringbacktone pada ponsel justru sangat baik untuk mengurangi risiko pembajakan lagu.

"Selama ini penyanyi justru lebih banyak mendapatkan royalti dari ringtone (yang tidak bisa dibajak) daripada dari CD dan kasetnya karena banyak pembajakan," kata Leo.

Oleh karena itu, menurut dia, pengembangan dunia musik sangat ideal bila disatupadukan dengan teknologi telekomunikasi. (*/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com