
Primadona, demikian judul album yang diluncurkan Sherina di Jakarta, Kamis (15/3) sore, berisi 11 lagu ciptaannya sendiri dengan lagu unggulan berjudul SENDIRI.
Sejak mulai menulis lagu dua tahun lalu, Sherina terlihat mencoba-coba segala genre musik, dari rok, pop, new age, hingga nuansa jazz yang dapat didengar di lagu SINGING PIXIE.
"Tiap lagu berbeda genre-nya, karena tiap lagu diciptakan sesuai dengan suasana hati aku waktu itu," tutur gadis kelahiran 11 Juni 1990 itu.
"Kalau liriknya, ada tiga lagu yang disumbang orang lain, dua dari puisi pacar kakak aku dan satu dari kakakku," ujarnya.
Dengan album baru itu, Sherina berharap dapat menghapus image sebagai penyanyi cilik yang disandangnya selama ini, dan selain mengubah genre musiknya - dari orkestra menjadi berbagai genre sekarang - Sherina juga mengubah gaya berbusananya.
Jika dulu waktu kecil ia telah terbiasa mengenakan gaun panjang semasa manggung, kini ia tampil lebih 'seksi' lagi dengan gaun-gaun pendek khas remaja dengan bahu terbuka dan sepatu boot.
"Kalau masalah dandanan, gaun ini menggambarkan feminim tapi masih ada unsur 'kuatnya' dengan pakai boot. Feminim tapi gak girly atau punk seperti Avril Lavigne," tutur bintang PETUALANGAN SHERINA itu.
Gaun selutut dan sepatu boot diakui Sherina adalah gaya yang diinginkannya untuk album tersebut, namun tidak menutup kemungkinan untuk album selanjutnya berubah. (*/boo)
Lihat Profil: Sherina
Mengenai gaya artis satu ini, kalo menurutku akan terlihat lebih perfect kalo gk pake baju terbuka...bukan berarti harus tertutup semua tapi kalo bisa gk gunakan busana yang bahu nya terbuka...seksi gk dipandang adri badan aja kok...
sukses selalu buatmu...