< >

Hadapi Tudingan Miring Carrefour Manyatakan Siap Bantu Pasar Tradisional

Jum'at, 16 Maret 2007 20:59
Kapanlagi.com - Director of Corporate Affair Carrefour, Irawan D. Kardiman, mengatakan siap mendorong pertumbuhan pasar tradisional agar dapat berkompetisi dengan pasar peritel (pengecer) modern.

"Bukan tidak mungkin bagi pasar tradisonal untuk bisa berkembang layaknya pasar peritel modern dan kami sangat mendukung pertumbuhannya," kata Irawan, di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, fakta bahwa pasar tradisional dapat berdampingan tanpa saling mematikan dengan pasar peritel modern telah terbukti di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.

"Pasar BSD tetap difavoritkan konsumen, sementara ia dikelilingi sejumlah hipermarket ternama," katanya.

Ia mengatakan, selama ini konsumen pasar tradisional dianggap terserap pasar peritel modern, seperti Carrefor, Giant, dan Hypermarket karena pasar tradisional selama ini lekat dengan citra jorok, bau, kumuh, becek dan rawan kriminalitas.

Namun hal itu bukan sesuatu yang tidak mungkin diubah, asalkan punya konsep dan dukungan pendanaan.

Pasar modern seperti hypermarket, supermarket hingga minimarket menawarkan konsep yang simple, tidak perlu tawar menawar, harga pasti, suasana nyaman, aman, bersih dan berhawa dingin.

"Bandingkan jika ke pasar tradisional yang sumpek, kumuh, becek dan tidak nyaman, termasuk untuk parkir bagi pemilik kendaraan," katanya.

Selain itu keunggulan pasar modern juga terletak pada suasana dan sikap pekerjanya yang ramah.

Jadi, ketika ada peremajaan pasar, maka para pedagang yang ada menurut Irawan harus dididik bagaimana membuat konsumen senang.

Bangunan pasar tradisional mestinya tinggi atapnya sekitar lima sampai enam meter dari lantai, kemudian sirkulasi udara lancar serta banyak pencahayaan sehingga tidak terkesan pengap.

"Jangan melulu kami disalahkan justru perbaiki dulu pasar tradisional. Pemangku kepentingan barangkali bisa belajar kepada kami," katanya. (*/rsd)