"Hingga saat ini belum ada penanam modal yang berminat untuk berinvestasi dalam pembangunan jalan tol Pekanbaru - Dumai karena jumlah traffic yang belum memadai," kata Tiolina Pangaribuan di Pekanbaru, selasa.
Ia mengatakan, kondisi tersebut akan dapat teratasi apabila rencana pemerintah Provinsi Riau untuk merelokasi Bandara yang sebelumnya terletak di pekanbaru ke wilayah lain, akan dilintasi oleh jalan tol tersebut.
"Kita berharap rencana relokasi bandara akan ditempatkan di wilayah yang dilintasi jalan tol," katanya.
Menurut dia hal tersebut diperkirakan akan menambah jumlah traffic di jalan tol, mengingat tingkat mobilitas dan volume kendaraan dari dan menuju bandara sangat tinggi.
"Apabila jumlah trafficnya terpenuhi, kami harapkan tidak ada lagi kendala untuk menarik minat investor menanamkan modalnya terhadap pembangunan jalan tol pekanbaru-dumai," katanya.
Sebelumnya Pemprov riau membuat kesepakatan bersama empat daerah, yakni kabupaten siak, bengkalis, kota pekanbaru dan dumai dalam rangka menanggung biaya pembebasan lahan untuk jalan tol pekanbaru-dumai.
Kesepakatan tersebut berupa budget sharing antara Pemprov Riau dengan keempat daerah dengan pembagian 50 % ditanggung Pemprov Riau dan sisanya ditanggung bersama keempat kabupaten/kota. (*/rsd)