
"Sebagai artis, popularitas Agnes Monica tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di Asia. Tidak hanya popularitas saja, lifestyle dan kedewasaan diri Agnes Monica layak ditempatkan sebagai ikon anti narkoba Asia," ujar Indradi Thanos dalam sambutannya. Ke depannya Agnes akan melakukan perjalanan kampanye ke Korea, Cina, Jepang, New Zealand, India, Australia dan beberapa negara lainnya sebanyak 18 negara.
"Bangga jelas, perasaan saya senang sekali tetapi bukan bangga karena saya lebih populer tetapi ini lebih bangga karena saya punya kesempatan lebih luas untuk memberitahukan kepada generasi saya akan bahaya narkoba tidak hanya di Indonesia dan ini lebih daripada sebuah popularitas. Ini lebih menjadi sebagai tanggungjawab besar daripada sebuah popularitas sebagai anak muda dengan lifestyle untuk memberikan contoh sukses tanpa narkoba," papar Agnes.
Pencapaian ini dianggap Agnes sebagai tahap pembelajaran untuk lebih mengetahui lebih jauh tentang bahaya narkoba. Tidak hanya untuk pengguna tetapi lingkungan di sekitar pengguna. Isu narkoba merupakan isu global tidak bisa digeneralisir hanya di kalangan artis, di luar itu pun pengguna narkoba lebih banyak.
"Harus diingat narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain," tegasnya.
Harapan Agnes ke depan penunjukkan ini tidak hanya sekedar pada tingkat Asia saja, tetapi lebih global. "Ini adalah tantangan bagi saya ke depan, bukannya pressure tapi tapi tanggungjawab besar untuk tetap kreatif tanpa harus menggunakan narkoba. Benteng utama adalah kesadaran diri dan agama yang kuat. Dan ini tanggungjawab kita bersama,"pungkasnya. (kl/wwn)
Lihat Profil: Agnes Monica