< >

Ketua MPR: Pengadaan Laptop Bukan Hal Mendesak

Rabu, 21 Maret 2007 16:24
Kapanlagi.com - Ketua MPR Hidayat Nurwahid mengkritik upaya DPR yang memperbanyak fasilitas dengan alasan untuk meningkatkan kinerja, termasuk pengadaan laptop, padahal kinerja DPR belum tentu bisa ditingkatkan dengan fasilitas seperti ini.

Hidayat di Gedung Parlemen di Jakarta, Rabu, menyatakan, pengadaan laptop untuk seluruh anggota DPR yang setiap laptop senilai Rp21 juta merupakan keputusan yang berlebihan. Pengadaan laptop itu bukan failitas yang mendesak.

Menurut dia, tidak ada korelasi antara pengadaan laptop dengan peningkatan kinerja. Harga yang ditetapkan untuk satu laptop sebesar itu terlalu mahal.

Apalagi belum tentu semua anggota DPR bisa mengoperasikannya. Anggota DPR juga mungkin telah banyak yang memiliki laptop sehingga fasilitas ini tidak diperlukan lagi.

Hidayat berpendapat, pengadaan laptop itu akan menurunkan citra anggota DPR di mata rakyat yang sedang menghadapi berbagai persoalan.

Karena itu, sebaiknya pengadaan laptop ditunda sekaligus untuk mengembalikan momentum merebut kembali hati rakyat. (*/cax)