< >

Menlu Nitya: Pemerintah Masih Kontrol Thailand Selatan

Jum'at, 23 Maret 2007 22:15
Kapanlagi.com - Menlu Thailand Nitya Pibulsonggram, Jumat (23/03), mengatakan pemerintahnya masih mengontrol Thailand selatan kendatipun aksi kekerasan sektarian meningkat.

"Kami bisa menanganinya. Kami pasti bisa menanganinya," katanya kepada wartawan, mengacu pada tiga tahun aksi kekerasan separatis di provinsi-provinsi Thailand yang berpenduduk mayoritas Muslim.

Nitya tiba, Kamis untuk melakukan perundingan dengan pemerintah Malaysia didominasi masalah pemberontakan di wilayah Thailand selatan, yang berbatasan dengan Malaysia utara.

Ia dalam pertemuan satu jam dengan PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi Jumat dipusatkan pada "model kerjasama masa depan" untuk menangani masalah-masalah di wilayah itu.

Penganguran dan kemiskinan adalah dua masalah besar di daerah yang dilanda kerusuhan itu, kata penduduk di sana.

Nitya bertemu dengan sejawat Malaysianya Syed Hamid Albar, Kamis dan sepakat untuk menyusun sejumlah tindakan sosial dan ekonomi untuk mengakhiri aksi kekerasan berdarah, yang menewaskan 2.000 orang sejak tahun 2004.

Syed Hamid menyalahkan krisis itu pada kemiskinan bukannya bentrokan antara ummat Buddha dan Islam.

"Kami menginginkan kemajuan ekonomi. Perhatian kami segera adalah bagaimana aksi kekerasan itu bisa dihentikan," katanya setelah pertemuan itu.

Warga Muslim Thailand di wilayah selatan kerajaan itu memiliki hubungan kebudayaan yang dekat dengan tetangganya di Malaysia yang berpenduduk mayoritas beragama Islam itu, dan Syed Hamid mengatakan negaranya juga akan membantu Bangkok untuk memahami lebih baik penduduk minoritasnya itu.

"Adalah kesejahteraan materi yang kami pelajari dan dapat petik dari negara ini," kata menlu Thailand itu. (*/lpk)