Anggaran Promosi Wisata 2008 Diusulkan Rp800 M
Kapanlagi.com - Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Thamrin B Bachri mengatakan tahun 2008 biaya promosi pariwisata 2008 layaknya Rp300 Miliar. "Biaya ini dalam penggunaannya digunakan untuk berbagai promosi pariwisata seperti untuk mengikuti bursa-bursa pariwisata di dunia, termasuk even-even yang diadakan di berbagai daerah," kata Thamrin B Vachri dalam acara temu wartawan di Jakarta, Jumat. Menurut Thamrin saat ini promosi pariwisata perlu semakin diintensifkan untuk mengejar target tujuh juta wisatawan mancanegara (Wisman) yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2008. "Namun promosi tanpa penguatan elemen-elemen lain pendukung pariwisata tidak akan bisa menyukseskan `Indonesian Visit Year 2008`," kata Thamrin B Bahri. Sementara itu target kunjungan wisata manca negara ke Indonesia untuk tahun 2007 yang mencapai enam juta orang lebih rendah dibandingkan perkiraan Pacific Area Travel Association (PATA) yang menyatakan dapat terjadi pertumbuhan 7,3 juta orang. "Malah target enam juta tersebut lebih rendah daripada cetak biru tahun 2004 yang menyatakan 7,1 juta jiwa. Namun angka enam juta merupakan angka realistis terkait dengan berbagai isu dalam negeri saat ini seperti flu burung, kecelakaan transportasi, dan keamanan," kata Thamrin. Saat ini Departemen Kebudayaan dan Pariwisata melakukan berbagai kegiatan promosi guna mengejar angka tersebut. Diantaranya mengikuti berbagai kegiatan bursa pariwisata seperti di ITB Berlin untuk menjaring wisatawan Eropa dan Amerika Utara, Sea Trade di Miami Amerika Serikat, ATF di Singapura, serta MATA di Malaysia. Menurut Direktur Promosi, Tatang Ruchyat, bahwa keikutsertaan Indonesia dalam bursa pariwisata di ITB Berlin Jerman beberapa waktu lalu mampu meraup miliaran rupiah untuk transaksi pariwisata. "Saya berani mengatakan sekitar Rp800 miliar transaksi paket pariwisata ke Indonesia dalam bursa Pariwisata di ITB berlin kemarin, namun saya belum mendapatkan angka pastinya, dan belum saya laporkan ke pak Menteri," kata Tatang. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata optimis akan tercapai target enam juta wisatawan saat ini. Menurut Laporan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, pada saat ini terjadi kenaikan kunjungan pada Januari dan Februari 2007 dibandingkan tahun 2006. Januari 2007 jumlah kunjungan mencapai 317.568 orang naik 6,9 % dibandingkan tahun 2006 yang mencapai 297.035 orang. Sedangkan untuk Februari tahun 2007 mencapai 304.624 jiwa, naik 14 % dibandingkan tahun 2006 yang mencapai 266.347 %. (*/rsd) |