
Tak seperti saat peringatan 40 hari kematian Alda, yakni dengan mengadakan pengajian di dua tempat sekaligus, di kediaman kakeknya di Jl Tajur Bogor dan di rumah pamannya, Faisal Riza, di daerah Ragunan Jakarta Selatan, peringatan 100 hari mendiang Alda terlihat lebih sederhana dengan mengadakan pengajian sederhana bersama anak yatim piatu.
"Kita kemarin mengadakan pengajian di panti asuhan di Bogor daerah Cibalagung, pengajian sederhana bersama anak yatim piatu," jelas Farah, adik almarhumah Alda, saat dihubungi pada hari Kamis (23/3).
Selain itu, pihak keluarga berencana untuk memugar kuburan Alda. Maka, seusai pengajian, mereka bertolak ke makam Alda untuk melakukan pemugaran. Pemugaran ini dilakukan karena tanah makam sering longsor.
Bahkan karena sering longsor sempat menimbulkan berita yang konon katanya jenazah Alda tidak diterima bumi, padahal penyebabnya struktur tanah yang tak terlalu kuat. (kl/wwn)
Lihat Profil: Alda Risma