Sikap Delegasi Indonesia Sangat Inkonsistens dan Plin-Plan

Kapanlagi.com - Dua kelompok politik terbesar di DPR RI, khususnya di lingkup Komisi I yang antara lain membidangi politik, luar negeri dan keamanan negara, yakni Fraksi Partai Golkar dan Fraksi PDI Perjuangan, sama-sama mengecam sikap sangat inkonsisten dan plin-plan delegasi Indonesia di forum DK-PBB terkait resolusi menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran.

Fraksi Partai Golkar (FPG) melalui Hepi Bone Zulkarnain, dalam keterangannya, di Jakarta, Senin malam (26/3), mengatakan sikap (delegasi RI) ini betul-betul sangat tidak inkonsisten.

"Sebelumnya dikesankan, kita bela Iran, selain itu mendukung kemerdekaan Palestina. Tetapi apa yang terjadi di saat voting untuk lahirnya resolusi yang menjatuhkan sanksi lebih berat kepada Iran, kita malah mendukungnya," kata Hepi Hone Zulkarnain.

Sementara itu, salah satu anggota Fraksi PDI Perjuangan di Komisi I itu, Andreas H Pareira, dengan terang-terangan mengatakan sikap dan tindakan delegasi Indonesia di Dewan Keamanan (DK) - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), benar-benar sangat mengecewakan dan plin-plan.

"Meskipun saya tidak kaget (itu terjadi). Sebab, teori dan praktik menjalan politik luar negeri Indonesia sekarang berlangsung plin-plan, sudah juga menunjukkan cerminan dari sikap pemerintah pada umumnya. Benar-benar patut disayangkan," katanya lagi.

Secara umum, dalam temu pers Senin siang, para anggota dewan di Komisi I DPR RI yang membidangi politik luar negeri ini berpendapat delegasi RI seperti menjilat ludahnya sendiri, yakni terwujud pada berubah 180 derajatnya sikap mereka terhadap resolusi berisi pemberian sanksi (tambahan) kepada Iran, terkait pengembangan nuklir.

Mereka sama-sama juga mempertanyakan, mengapa delegasi RI bukannya mempertahankan sikap semula yang menolak, tetapi justru pada saat voting, memberikan dukungan atas keluarnya resolusi untuk menjatuhkan sanksi tambahan kepada Iran.

Bagi para anggota dewan itu, tindakan ini merupakan sikap plin-plan delegasi Indonesia untuk kesekian kalinya. (*/cax)

©2003-2007 KapanLagi.com