Manurut Manajer tim Surabaya Bank Jatim Johannes Koento SH di Surabaya, Rabu, pada pertandingan putaran I seri III Surabaya Bank Jatim mampu mengalahkan Jakarta BNI Taplus dengan skor 3-0 (25-17-25-18 dan 25-8) di GOR Jatidiri Semarang, Minggu (11/03).
"Sementara dipertandingan Jakarta nanti, Surabaya Bank Jatim tidak ada perubahan formasi pemain," katanya.
Di putaran I kubu Surabaya Bank Jatim mampu duduk di puncak klasemen, meski tim ini baru dan pertama kali mengikuti kejuaraan Proliga. Menghadapi putaran II, jeda istirahat kurang lebih 10 hari dimanfaatkan manajemen Surabaya Bank Jatim untuk menjalani latihan fisik tim di daerah Prigen Pasuruan.
"Selama ini tim kami menjalani kegiatan yang monoton, berkutat dengan latihan teknik dan fisik di tengah kesibukan pekerjaan, sehingga selama tiga hari Jumat-Minggu kami latihan fisik di Prigen. Ini kita manfaatkan sambil refreshing karena di sana suasananya sangat mendukung untuk mengembalikan perfoma pemain," ujarnya.
Diharapkan usai latihan di Prigen para pemain bisa menghilangkan kejenuhan dan mereka nantinya bisa tampil percaya diri dan bugar pada pertandingan putaran II.
Selain memperbaiki kondisi psikologis pemain, kegiatan itu juga bisa lebih menyatukan lagi dengan dua pemain asal China, karena keberhasilan meraih puncak klasemen juga berkat keterlibatan dua pemain asing tersebut.
"Dengan menjalani latihan tiga hari di Prigen, nampak sangat berpengaruh bagi psikologis pemain-pemain Surabaya Bank Jatim. Di sana anak-anak juga mengeluarkan semua uneg-unegnya selama ini dalam menghadapi Proliga 2007 dan suasana lebih cair karena dua pemain China Lai Ping serta Zu Lijun semakin akrab dengan Riannita dan kawan-kawan," katanya. (*/lpk)