"Saya berani tawarkan kerjasama pendanaan sebesar 35 %, sisanya 65 % oleh perbankan," kata Diretur PT PANN, Ibnu Wibowo, pada Indonesia Cabotage Advocation Forum 2007, di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, selama ini para "stakeholder" perkapalan hanya mengeluh tentang terbatasnya pembiayaan perbankan pada industri perkapalan. Karena itu, PT PANN berinisiatif menawarkan kerjasama kepada perbankan untuk bersama-sama dalam pemberian kredit kepada industri perkapalan.
Namun, dia juga mengatakan, hendaknya pada pelaku di industri perkapalan tidak hanya "berteriak" meminta kemudahan kredit kepada perbankan, tetapi juga harus memperbaiki kinerjanya dan dapat meyakinkan perbankan yang enggan mengucurkan dana.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perencanaan Perbankan Bank Indonesia, Murni Astuti mengatakan, pada April 2004 jumlah kredit macet pada industri perkapalan atau NPL nya mencapai 77,9 %. Dan pada 1 Maret 2007, NPL nya hanya mencapai 1,9 %.
Namun demikian, dari data yang dimiliki BI jumlah kredit yang telah dikeluarkan untuk perkapalan baru mencapai Rp484,4 miliar, kurang lebih naik 131,3 % sejak tahun 2004 yang hanya mencapai Rp209,4 miliar.
Hambatan utama sulitnya pengucuran kredit pada perkapalan, menurut Murni, masih pada masalah kurangnya kepercayaan perbankan kepada industri tersebut mengingat kredit macet dari industri ini pernah mencapai diatas 70 %.
Sementara itu, menurut Ketua Umum Indonesia National Shipowners Association (INSA) Oentoro Surya, sudah saatnya perbankan mempercayai industri perkapalan. Jika tidak industri ini tidak akan pernah maju mengingat jumlah kapal asing yang beroperasi di Indonesia semakin banyak.
Dia mengatakan jika perbankan masih sulit memberikan dananya, bukan tidak mungkin dalam waktu tiga tahun ke depan sudah tidak ada lagi kapal berbendera Indonesia yang berlayar di lautan nusantara.
Menurut dia, Indonesia masih membutuhkan banyak sekali kapal. Hingga 2010 masih akan ada penambahan jumlah kapal sebanyak 1.700 unit. Namun, dia mengatakan, jumlah tersebut masih belum ideal mengingat wilayah terluas Indonesia adalah lautan. (*/rsd)