240 Sawmil di Jambi Ditutup Paksa

Kapanlagi.com - Operasi ilegal logging yang gencar dilakukan jajaran Polda Jambi selama dua tahun terakhir telah menutup sedikitnya 240 sawmil liar baik yang terdapat di kota maupun di berbagai kawasan hutan.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Yatim Suyatmo mengungkapkan di Jambi, Jumat, kendati sasaran operasi dilakukan jajaran Polda Jambi adalah aksi penebangan liar, namun berdampak bangrutnya pengusaha yang mengoperasikan sawmil liar.

Bangkrutnyaa kegiatan sawmil liar itu, karena pasokan bahan baku kayu gelondongan yang selama ini berasal dari penebangan liar tidak lagi bisa didapatkan.

Ratusan sawmil liar itu sebelumnya banyak beroperasi di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Batanghari dan anak sungai lainnya, serta di sekitar kawasan taman nasional dan Bukit Barisan.

Namun diyakini keberadaan sawmil liar yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi dan jauh dari jangkauan aparat keamanan masih ada, dan Polda Jambi akan tetap menghentikan kegiatan ilegal itu.

Operasi ilegal logging yang dilakukan jajaran Polda Jambi terus ditingkatkan, bahkan dalam waktu dekat akan menambah helikopter jenis lumba-lumba (Dolfin).

Sebelumnya Polda Jambi dalam operasi ilegal logging didukung pesawat helikopter untuk memantau dan mengetahui titik lokasi penebangan liar dari udara, yang dilanjutkan dengan pengerahan personil dari darat.

Keberadaan pesawat helikopter itu sangat membantu, karena lokasi penebangan liar tersebut jauh dan tersembunyi di dalam hutan yang sulit dijangkau lewat jalur sungai dan darat.

Tambahan helikopter jenis Dolfin diyakini lakosi penyimpanan kayu hasil tebangan liar dan areal hutan yang dibabat lebih mudah ditemukan, karena jenis pesawat itu mampu terbang lebih rendah dan meliuk-liuk di sela-sela pepohonan. (*/rsd)

©2003-2007 KapanLagi.com