BI Berjanji Beri Garansi Kemudahan Kredit UKM
Kapanlagi.com - Bank Indonesia (BI) bersama bank-bank lain baik swasta maupun milik pemerintah menyatakan kesiapan untuk memberikan garansi berupa kemudahan mendapatkan kredit usaha kecil dan menengah (UKM) jika Pemerintah Kota Medan mampu mewujudkan pelayanan satu atap dan membebaskan biaya pengurusan perizinan UKM. "Jika Pemko Medan mampu mewujudkan semua itu, maka kita siap menggaransi kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kredit UKM," ujar Kepala Cabang BI Medan, Romeo Rissal, ketika menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD Kota Medan, Jumat. Pada kesempatan itu ia juga berharap DPRD Kota Medan ikut mendorong Pemko Medan dalam mewujudkan pelayanan satu atap dan perizinan gratis bagi masyarakat yang mengajukan kredit UKM. "Harapan kita Pemko Medan dapat mewujudkan pelayanan satu atap dan menggratiskan biaya perizinan bagi UKM, sementara DPRD sendiri kita harapkan ikut memberikan dorongan," tambahnya. Dengan pelayanan satu atap, katanya, proses pengurusan perizinan akan selesai dengan cepat, sementara gratis biaya pengurusan perizinan akan sangat membantu UKM dalam memulai usahanya. Menurut dia, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pengurusan perizinan dan proses administrasi di dinas terkait sehubungan dengan proses pengajuan kredit UKM membutuhkan waktu yang relatif lama. Selain itu, kepada masyarakat juga dibebankan biaya hingga Rp300 ribu. "Belum lagi memulai usaha, masyarakat sudah dibebani. Karenanya kita berharap DPRD ikut menorong percepatan program pelayanan satu atap sekaligus menggratiskan biaya perizinan bagi masyarakat untuk mendapatkan kredit UKM," tambah Romeo Rissal. Pada kesempatan itu Ketua Komisi C DPRD Kota Medan H. Muslim Maksum Yusuf mengatakan bahwa program serupa telah diusulkan sejak tahun 2004 dan kembali diusulkan pada tahun 2005 dan 2006, namun hingga kini belum direalisasikan pemko. Namun demikian ia memastikan bahwa Komisi C akan terus menindaklanjuti harapan pimpinan BI tersebut. Sementara anggota Komisi C Zulkifli Husein juga mengaku mendukung harapan BI tersebut. Ia juga berharap pihak perbankan tidak lagi menerapkan kebijakan dan diskriminatif terhadap nasabah terutama terkait dengan persoalan kredit tersebut. "Artinya setiap nasabah yang memenuhi persyaratan harus diperlakukan sama dalam hal proses realisasinya. Jangan ada perbedaan," ujarnya. Menanggapi hal itu sekali lagi Romeo Rissal menyatakan kesiapannya memberikan garansi bersama bank lain untuk memaksimalkan realisasi kredit untuk UKM, sepanjang Pemko Medan juga memberikan kemudahan bagi masyarakatnya yang mengurus perizinan. (*/rsd) |