"Pertama memang low season karena liburan panjang, kemudian pada Februari orang kembali bekerja. Kedua, adalah faktor psikologis karena banyaknya kecelakaan transportasi pada Februari itu. Penurunan itu sesaat mudah-mudahan Maret sudah bisa naik lagi," kata Rusman di Jakarta, Senin.
Menurut BPS, pengguna angkutan udara domestik pada Februari 2007 turun hingga 23,50 % dari Januari 2007 atau hanya mencapai 1,64 juta, sedangkan jumlah penumpang tujuan luar negeri pada Februari 2007 mencapai 412,2 ribu orang atau turun 15,71 %.
"Selama Januari-Februari 2007, jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 3,79 juta orang turun 15,20 % secara year on year, dan penumpang internasional mencapai 912,4 ribu orang atau naik 14,45 %," katanya.
Dia menambahkan jumlah penumpang kereta api Februari 2007 mencapai 10,97 juta orang atau turun 21,42 % dibanding Januari 2007 dan jumlah barang yang diangkut turun 14,21 % menjadi 1,25 juta ton.
"Selama Januari-Februari 2007, jumlah penumpang mencapai 24,93 juta orang atau naik 4,93 % dan jumlah barang mencapai 2,71 juta ton atau naik 0,33 % dibanding periode yang sama tahun lalu," katanya.
Untuk penumpang angkutan laut, Rusman mengatakan, pada Februari 2007 tercatat sebesar 471,22 ribu orang atau turun 22,31 % dibanding Januari 2007, sedangkan jumlah barang yang diangkut naik 18,89 % menjadi 14,49 juta ton.
"Selama Januari-Februari 2007, jumlah penumpang mencapai 1,08 juta orang atau turun 59,70 % dan jumlah barang mencapai 26,68 juta ton atau turun 9,87 % dibanding periode yang sama 2006," katanya.
Tambah Dua Pintu
Dalam kesempatan itu, BPS juga mengumumkan bahwa sejak Januari 2007, BPS akan menghitung jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Indonesia dari 15 pintu atau menambah dua pintu utama, yaitu dari Bandara Sepinggan, Balikpapan, dan Bandara Simpang Tiga, Pekanbaru.
"Tapi jangan khawatir, perbandingan wisman dari bulan-bulan di 2006 sudah sebanding, artinya pada 2006 yang biasa menggunakan 13 pintu masuk, sudah kita masukkan dua tambahan pintu lainnya sehingga `apple-to-apple` perbandingannya," katanya.
Jumlah wisman yang masuk ke Indonesia melalui 15 pintu masuk pada Februari 2007 mencapai 322,3 ribu orang, atau naik 21 % dibanding jumlah wisman pada Februari 2006 sebanyak 266,3 ribu orang, dan naik 1,46 % dibanding Januari 2007.
"Jumlah wisman ke Bali pada Februari 2007 naik cukup tajam 59,23 % dibanding Februari 2006, dan jika dibanding bulan sebelumnya, naik 6,63 % menjadi 123,2 ribu orang," katanya.
Sementara itu, jumlah wisman dari 15 pintu masuk selama Januari-Februari 2007, mencapai 639,9 ribu orang atau meningkat 13,59 % dibanding periode yang sama 2006 sebanyak 563,4 ribu orang. (*/rsd)