KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Film tersebut, dengan judul Recount atau Penghitungan Ulang, ditargetkan akan tayang perdana pada musim semi 2008, hanya beberapa bulan sebelum rakyat Amerika pergi ke berbagai tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih pengganti Presiden George Walker Bush, yang popularitasnya merosot ke urutan terbawah dalam sejarah AS.
Menyoroti pekan-pekan setelah pemilihan presiden tahun 2000, film itu akan menampilkan adegan penghitungan ulang menentukan di Florida untuk mengeksplorasi drama kemanusiaan di balik kejadian yang amat penting bagi kepemimpinan di AS dan menempatkan negara itu pada jalannya yang kontroversial sekarang ini.
Pemilihan tahun 2000 merupakan salah satu pemilu yang paling menentukan dalam sejarah AS, dengan selisih suara yang amat tipis di Negara Bagian Florida bagi kedua calon presiden.
Bush akhirnya dinyatakan sebagai pemenang oleh Mahkamah Agung AS, dengan keputusan diambil melalui perbedaan suara yang tipis pula di antara hakim yang bersidang, yakni 5 hakim mendukung Bush dan 4 lainnya memihak Al Gore.
Bush memenangi pemilihan di Florida dan electoral vote-nya hanya terpaut beberapa ratus suara, sekalipun ia kalah secara nasional.
Pesanan HBO
Pembuat film peraih Piala Oscar itu mendapat pesanan dari saluran televisi kabel HBO untuk menggambarkan pekan-pekan yang menyiksa itu, setelah pemilihan Nopember yang dimenangi Bush hanya dengan selisih tipis 537 suara saja di Florida.
Pollack, 72 tahun, meraih Piala Oscar untuk kategori Sutradara Terbaik dan Film Terbaik lewat filmnya OUT OF AFRICA pada 1986, dengan bintang utama Meryl Streep dan Robert Redford.
Ia juga menggarap film-film klasik, seperti THREE DYAS OF THE CONDOR dan TOOTSIE yang memberinya pula dua nominasi Oscar untuk kedua kategori penting itu. Film terbarunya adalah THE INTERPRETER yang dibintangi Nicole Kidman dan Sean Penn.
Belum diketahui siapa yang memerankan tokoh Bush dan Al-Gore dalam film drama politik yang diangkat dari kehidupan nyata tersebut. (*/erl)