"Bolehkan kalau saya bilang no comment," ujarnya sambil berlalu. Tapi pernyataannya yang membenarkan hal tersebut disebuah media cetak terbitan ibukota tak dibantahnya. "Apa yang keluar dari mulut saya tidak pernah bohong," tegasnya.
Dengan demikian jelas sudah prilaku Maia yang dianggap tidak sopan terhadap keluarga besar Dhani yang berbuntut ditamparnya Maia, benar adanya.
Peristiwa yang berawal dari kedatangan Maia beserta ibunya ke kediaman Dhani di Pondok Indah dengan maksud menagih utang sebesar 300 juta dianggap keluarga besar Dhani - yang kebetulan sedang berkumpul - sudah sangat keterlaluan. Tak pelak tangan Dian yang melayang di wajah Maia semakin membuat runyam hubungan Dhani dan Maia.
Seperti diketahui rumahtangga Dhani dan Maia sampai saat ini masih dalam kondisi kritis. Mundurnya Maia dari dunia panggung untuk memperbaiki keadaan sepertinya tak ada artinya lagi. Tak hanya itu saja, mimpi Maia untuk menghidupkan lagi Ratu menjadi seperti mimpi di siang bolong, karena bagaimanapun hidup matinya Ratu ada ditangan Dhani, sementara Dhani semakin asyik masyuk dengan Dewi Dewi. (kl/wwn)















