Penawaran UE ini juga akan diberikan kepada 77 negara ACP - sehingga dalam jangka panjang memberikan negara-negara tersebut waktu untuk beradaptasi dengan perdagangan bebas. Meskipun demikian, mereka juga diminta untuk membuka pasarnya untuk produk UE.
Pemerintah ACP akan dapat memproteksi produk sensitif jika penghapusan bea masuk mengancam produk lokal.
Usulan UE sebagai bagian dari perundingan saat ini dikenal dengan perjanjian kemitraan ekonomi antara UE dan negara-negara ACP, meliputi produk pertanian seperti daging, susu, biji-bijian serta buah dan sayuran yang kini pasarnya dibatasi oleh UE.
Kalangan pejabat mengatakan UE siap untuk melaksanakan penawaran ini mulai 1 Januari 2008, dengan tenggang waktu untuk produk beras dan gula.
Kalangan pejabat mengatakan Afrika Selatan yang memiliki produk yang bersaing di dunia akan tetap dikenai bea masuk di pasar UE.
Di bawah arahan UE, hanya 40 negara terbelakang di AS yang memperoleh akses bebas tarif dan kuota ke UE. Kesepakatan baru ini akan diperluas ke seluruh negara ACP.
Mereka mengatakan langkah ini diharapkan dapat menggugah negara tetangga ACP untuk bekerjasama membangun pasar regional dan menjalin pasokan.
Pejabat UE juga menolak anggapan bahwa petani dan kalangan industri di ACP akan hancur karena ekspor UE ke kawasan itu.
"Ide bahwa negara-n egara ACP selalu terancam oleh impor salah...itu menyehatkan negara-negara itu, termasuk dalam pembangunan negara," kata pejabat itu.
UE merundingkan kesepakatan kemitraan ekonomi dengan 6 kawasan di Afrika, Karibia, dan Pasifik, termasuk Caribbean, Afrika Barat, Afrika Timur dan Tenggara, Afrika Tengah, Pasifik. (*/rit)