Vietnam Sanggupi Pasok Beras 1 Juta Ton Per Tahun
Kapanlagi.com - Pemerintah Vietnam telah menyanggupi ekspor beras hingga 1 juta ton per tahun untuk Indonesia. "Kita telah memperbaiki dan perpanjang MoU (nota kesepahaman) impor beras sampai 2009 dan volume kita tingkatkan sampai dengan 1 juta ton tahun," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai menandatangani beberapa nota kesepahaman lainnya dalah Komisi Bersama Indonesia-Vietnam yang berlangsung, di Jakarta, Kamis. MoU impor beras yang baru itu ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Mari Pangestu dan Menteri Perdagangan Vietnam Troung Dinh Tuyen. Sebelumnya, Indonesia memiliki MoU impor beras dari Vietnam maksimal 500juta ton per tahun. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida menjelaskan MoU tersebut bukanlah kontrak yang mengikat namun hanya merupakan jaminan yang disepakati dua negara. "Dengan demikian, setiap saat kita butuhkan akan tersedia, kita seakan-akan kita punya stok disana,"jelas Diah. Diah menegaskan volume impor beras dari Vietnam yang ditingkatkan hingga 1 juta ton hanya merupakan batas maksimum. "Jadi impornya nanti bisa sangat sedikit atau bisa maksimum segitu (1 juta ton per tahun),"tambahnya. Peningkatan volume dalam MoU tersebut, lanjut Diah, didasari pengalaman tahun ini yang karena mundurnya masa tanam dan panen raya menyebabkan kebutuhan impor menjadi besar. "Kalau melihat kejadian yang ada kita harus punya stok yang cukup besar. Biar lebih leluasa saja,"ujarnya. Selain MoU impor beras dengan Vietnam, Indonesia juga telah memiliki MoU serupa dengan Thailand dan sedang menjajaki tawaran penandatanganan MoU impor beras dengan China dan Pakistan. "Kita jajaki dulu kemungkinan dan kualitas berasnya. Pengalaman dulu, jenis beras Pakistan tidak begitu pas dengan konsumen kita,"paparnya. Sementara itu, Kantor Berita Vietnam VNA pada pertengahan Januari 2007 melaporkan pemerintahnya telah menetapkan target ekspor beras 2007 yang berkisar antara 4-4,5 juta ton. Beras Vietnam sebagian besar akan diekspor ke Indonesia, Jepang, Kuba, Filipina dan Malaysia dalam dua bulan pertama tahun ini. Selama 9 bulan tahun lalu, Vietnam telah mengekspor 4,1 juta ton beras. Jumlah ekspor beras Vietnam pada periode Januari - Oktober tahun 2006 diperkirakan mengalami penurunan sekitar 7,8 % dibanding periode sama tahun sebelumnya dengan menyumbang pendapatan 1,18 miliar US$. Vietnam adalah negara pengekspor beras terbesar dunia kedua, setelah Thailand. (*/rsd) |