Polisi anti huru-hara menindak para pendukung United di Stadio Olimpico, Roma, di saat para pendukung United dan Roma terlibat adu lempar.
Jurubicara UEFA William Gaillard mengatakan: "Kami menanti laporan pertandingan ini. Badan yang bertanggungjawab atas pengendalian dan disipliner akan mempelajari rekamana gambar di televisi."
Manchester United berjanji akan menyelidiki insiden ini "secepatnya".
Jurubicara klub mengatakan: "Sebelum kami bisa membahas situasi ini dengan Kedutaan Besar Inggris di Roma dan aparat berwenang Italia dan mengetahui apa penyebabnya, kami tidak bisa memberikan komentar."
Manchester United dan AS Roma bisa terkena hukuman karena aksi kekerasan ini.
Keributan terjadi ketika pendukung dari kedua kubu berkumpul di samping dinding plastik yang memisahkan penonton dari kedua tim dan mereka melakukan adu lempar.
Polisi Italia yang membawa pentungan terlihat memukuli para pendukung United berulang kali, termasuk setidaknya dua orang yang terbaring di lantai.
Sebelas pendukung Manchester United dibawa ke rumah sakit, kata Kedutaan Besar Inggris di Roma.
Dua dari mereka dilaporkan dirawat inap semalam. Dua pendukung Roma juga harus mendapat perawatan dokter.
Gaillard mengatakan UEFA tidak dapat mengendalikan polisi.
"Hukum Italia mengatakan polisi bertanggungjawab atas ketertiban di dalam stadiun. Stadiun di Italia adalah milik pemerintah kota, jadi bukan milik klub," kata Gaillard kepada BBC.
"Kami jelas mendukung apa yang kami sebut sebagai kebijakan yang lunak, yang memanfaatkan penjaga lapangan yang kami tahu mampu mengatasi situasi lebih baik dibanding polisi anti huru-hara."
"Kami harus mematuhi hukum jadi kami tidak bisa mendikte pemerintah Italia atau negara-negara lain bagaimana polisi mereka menangani ketertiban di dalam stadiun."
"Kami hanyalah otorita sepakbola, bukan aparat hukum dan ketertiban."
AS Roma bisa dikenakan dakwaan jika klub itu dinilai gagal mengurus penjagaan keamanan, sementara Manchester United juga bisa terkena masalah jika para pendukung mereka dinyatakan bersalah menyulut reaksi polisi."
Media setempat juga melaporkan lima orang terluka dalam keributan yang terjadi sewaktu para penonton berjalan ke stadiun.
Menurut laporan tiga adalah warga Inggris, satu dari Roma dan yang lainnya adalah anggota pasukan keamanan Italia. (bbc/rit)