Capello untuk pertama kalinya dalam hampir dua bulan memilih Emerson sebagai pemain inti di stadion Santiago Bernabeu dan ia membuktikannya sebagai pemain yang dapat diandalkan dalam pertandingan melawan Osasuna hari Minggu. Dalam pertandingan tersebut Real Madrid menundukkan Osasuna 2-0.
Emerson berperan penting dalam terciptanya gol pertama yang dicetak Raul dan Real Madrid, yang menduduki posisi ketiga dalam Klasemen Liga Utama Spanyol, kini hanya terpaut dua poin dari juara bertahan dan musuh bebuyutannya, Barcelona.
"Hari ini kami melihat Emerson yang saya kenal dan saya kira ia masih bisa tampil lebih baik. Setelah sembuh dari cederanya, kami dapat berjuang untuk meraih gelar itu," kata Capello setelah Real Madrid meraih kemenangan tiga kali berturut-turut.
Real Madrid kini tak terkalahkan dalam delapan pertandingan liga terakhir.
"Ia merupakan pemain penting, mampu menguasai bola, mentakel dengan baik, dan mengumpan bola yang dapat membuahkan gol. Kesembuhannya sangat penting bagi tim," tambah pelatih asal Italia itu, yang menjadikan Emerson sebagai pemain sayap tim asuhannya pada tujuh musim terakhir dan di tiga klub yang berbeda.
Capello mengontrak Emerson dari Bayer Leverkusen di musim panas tahun 2000, ketika ia menjadi pelatih Roma, dan pemain tersebut mengikuti Capello saat ia pindah ke Juventus tahun 2004.
Pasangan tersebut kembali bersama lagi ketika Capello menjadi pelatih Real Madrid musim panas lalu.
Emerson, yang selama ini selalu mendapat kecaman, mengatakan ia yakin ia dijadikan "kambing hitam" bagi kemarahan para pendukung Real Madrid pada awal musim ini ketika klub tersebut penampilannya kurang meyakinkan dan karena ia mempunyai hubungan terlalu dekat dengan Capello.
"Saya dikecam karena saya dikontrak oleh Capello, tetapi saya sudah bermain di Jerman, di Italia, dan bersama Brasil jadi mengapa saya mesti takut di Bernabeu," kata Emerson, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-30 hari Rabu.
Capello menyatakan kembali keyakinannya bahwa Real Madrid dapat meraih mahkota La Liga ke-30 dalam sejarah mereka dan mengakhiri paceklik gelar utama sejak awal musim 2003-04, paceklik terpanjang sejak awal tahun 1950-an.
"Saya tidak akan berbicara tentang persentase kesempatan untuk merebut gelar tersebut. Kita harus membicarakan pertandingan demi pertandingan hingga akhir musim ini," katanya.
"Kita sudah merebut kembali poin-poin itu, kita dalam kondisi fisik yang baik, dan semangat tim yang baik sangat penting. Juga, saat kita memenangi pertandingan-pertandingan seperti ini, ini baik secara psikologi, dan itu merupakan hal sangat penting," tambah Capello. (*/lpk)