"Mudah-mudahan anak-anak bisa membuat kejutan seperti saat melawan Shanghai Shenhua beberapa waktu lalu," ujarnya di Kediri, Jawa Timur, Selasa.
Menurut dia, seluruh warga Kota Kediri telah memberikan doa restu bagi tim sepakbola yang telah dua kali meraih mahkota juara kompetisi Divisi Utama Ligina itu.
Oleh karenanya, lanjut Maschut yang juga Ketua Umum Persik itu, tidak ada alasan bagi Danielo Fernando dan kawan-kawan untuk tidak tampil habis-habisan melawan juara Liga Australia tahun 2007 tersebut.
Ia juga berjanji akan memberikan bonus berupa uang kepada para pemain jika berhasil mempersembahkan hasil yang terbaik dalam pertandingan itu.
Sementara itu Persik berangkat ke Solo, Senin (9/4) lalu dengan diperkuat 19 pemain, termasuk pemain sayap kiri Erol Iba yang sedang menderita influenza.
Di ajang LCA ini Persik hanya diperkuat tiga pemain asing, yakni Danielo Fernando, Christian Gonzales, dan Ronald Fagundez. Sedang dua pemain asing lainnya, yakni Deca Dos Santos dan Cheikh Ba terpaksa "dikandangkan".
Pelatih Persik Daniel Roekito berharap, Erol Iba bisa tampil dalam pertandingan melawan Sydney FC Selasa besok.
"Mudah-mudahan hari ini kesehatan Erol pulih, sehingga dia besok sudah bisa tampil," ujar pelatih asal Semarang yang sukses mengantarkan Persik juara Ligina XII/2006 itu.
Ia akan menerapkan strategi menyerang sekaligus bertahan dengan menerapkan dua skema permainan, yakni 3-4-3 dan 5-4-1. Strategi ini dianggap ampuh untuk memberikan perlawanan terhadap Sydney FC yang menerapkan skema permainan 4-4-2.
Skema 3-4-3 dan 5-4-1 itu sudah pernah diperagakan Danielo Fernando dan kawan-kawan saat berhasil menjungkalkan Shanghai Shenhua di Stadion Manahan dengan skor 1-0 beberapa waktu lalu.
Laga kandang Persik terpaksa harus dilakukan di Solo karena induk organisasi sepakbola Asia (Asian Football Confederations/AFC) menyatakan Stadion Brawijaya Kediri tidak memenuhi syarat karena jarak dari bandara internasional lebih dari 100 kilometer atau memakan waktu perjalanan lebih dari dua jam. (*/cax)