< >

Numbery: Maluku Kebagian Rp126 Miliar

Rabu, 11 April 2007 12:29
Kapanlagi.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Fredy Numbery, memastikan Maluku tahun anggaran 2007 ini kebagian Rp126 miliar untuk mendorong produksi perikanan di daerah ini.

Ketika menyampaikan ceramah pada Raker Aparatur Pemerintahan Kades/Lurah se- Maluku di Ambon, Rabu (11/04), menteri mengemukakan, Rp126 miliar ini diperuntukkan untuk membangun sarana dan prasarana, pengadaan alat tangkap serta budidaya.

"DKP dalam programnya memacu produksi perikanan Maluku dan memperkuat armada perikanan nasional guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya hayati laut agar mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir,"tambahnya.

Menteri menilai potensi sumber daya hayati laut Maluku yang berlimpah dan bernlai ekonomis ini belum memberikan konstribusi optimal bagi peningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Buktinya sekitar 56 persen dari 1,3 juta jiwa penduduk Maluku yang tergolong miskin itu sebagian besar adalah masyarakat pesisir," tandasnya.

Karena itu, ia memotivasi para Kades/Lurah se-Maluku memanfaatkan momentum Raker ini untuk meningkatkan kapabilitas, kualitas dan kompetensi sehingga ilmu yang diperoleh ini sekembalinya di masing-masing Desa/Lurah bisa diaplikasi bagi masyarakat.

"Ingatlah bahwa para Kades/Lurah merupakan 'ujung tombak' pemerintah sehingga perlu pemikiran inovatif dan pola tindak proaktif dalam memanfaatkan potensi SDA, terutama sumber daya hayati laut karena bernilai ekonomis, baik pangsa pasar lokal, nasional maupun ekspor, di mana DKP siap memfasilitasi dan mendorong berbagai program pemberdayaan," ujarnya.

Menteri Numbery mengingatkan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu agar dana Rp126 miliar ini bila dicairkan hendaknya dibagikan dengan jujur sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial dari masyarakat pada tujuh Kabupaten dan Kota Ambon.

"Kejujuran saat ini 'mahal harganya' sehingga pembagian dana maupun lainnya di sektor kelautan dan perikanan hendaknya memperhatikan Kabupaten sebagai sentra produksi seperti Kepulauan Aru yang lautnya merupakan 'surga' penangkapan ikan," katanya.

Menteri DKP ini selama di Kota Ambon sejak Selasa(10/4) telah mengunjungi pasar ikan higeinis di Pandan Kasturi guna menyerahkan alat tangkap, kapal latih dan lainnya serta meninjau budidaya udang di Arara, Kecamata Seram Utara (Maluku Tengah). (*/rit)