Aksi simpatik digelar di perempatan Patung Catur Muka di jantung kota Denpasar mendapat perhatian besar dari masyarakat yang kebetulan melintasi jalan strategis tersebut Kamis siang.
AKSI yang melibatkan sekitar 50 orang itu membagi-bagikan bunga mawar merah dan warna kuning, disamping membawa spanduk dan karangan bunga. Sambil menyanyikan lagu "Syukur" mereka mengelilingi patung Catur Muka di bagian barat laut lapangan Puputan Badung.
Koordinator aksi tersebut Wayan Armaeni membawakan orasi yang intinya mengutuk kekeraan yang terjadi dalam kampus IPDN. Polisi hendaknya dapat mengusut tuntas tindak kriminal yang dilakukan oleh pelaku penganiayaan hingga menelan korban jiwa (Cliff Muntu).
Selamatkan IPDN dengan menghentikan segala bentuk tindak kekerasan serta mengharapkan kepada Pemprop Bali untuk menghentikan pengiriman mahasiswa, jika kondisi dalam kampus belum kondusif.
Jangan bawa kekerasan ke dalam kampus yang seharusnya mencetak intektual, harap Armaeni. Pamplet solidaritas mahasiswa Universitas Mahenderata Denpasar itu juga dibagikan kepada seluruh masyarakat yang melewati jalur tersebut. (*/cax)