"Kami juga berharap pada masa kepemimpinan Sultan HB X semua yang menyangkut keistimewaan DIY dapat dituntaskan," katanya kepada wartawan di Yogyakarta, Jumat.
Meski demikian, kata dia, PAN juga berharap masyarakat menghormati dan menghargai hak Sultan untuk menentukan langkah yang terbaik bagi DIY.
"Masyarakat sendiri juga hendaknya aktif dalam memperjuangkan keistimewaan DIY sehingga ada pemahaman dan kesamaan langkah mengenai keistimewaan ini," kata Immawan Wahyudi.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DIY Wajdi Rahman mengatakan Sultan HB X merupakan sosok dan tokoh milik seluruh bangsa, bukan hanya milik DIY, karena kenegarawanan dan ketokohannya telah melampaui batas geografis.
Karena itu, menurut dia, keikhlasannya untuk tidak bersedia menjadi gubernur lagi seharusnya mengilhami seluruh pemimpin bangsa di negeri ini untuk tidak tamak pada kekuasaan.
Sri Sultan HB X dalam orasi budayanya pada acara peringatan `Wiyosan Dalem` (hari ulang tahun Sultan HB X) ke-61 di Pagelaran Keraton Kasultanan Yogyakarta, 7 April lalu menyatakan tidak bersedia lagi menjadi gubernur DIY untuk periode mendatang. (*/cax)