"Dari hasil penyidikan hingga saat ini, kita belum melihat adanya keterlibatan teroris dalam perampokan di Bandung," kata Bambang di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.
Polri juga belum dapat memastikan keterliban oknum TNI dan Polri dalam kejadian itu karena masih dalam proses penyidikan kendati para perampok menggunakan senjata api laras panjang.
Sebelumnya, enam kawanan penjahat merampok toko emas ini dan membawa kabur delapan kilogram emas.
Perampok bersenjata api ini juga menembak mati dua orang dan melukai delapan orang lainnya termasuk sempat polisi yang berusaha menangkapnya.
Korban tewas adalah pemilik toko emas, Tongki dan seorang pengunjung, Taufik.
Kasus ini saat ini ditangani Polwiltabes Bandung dan Polda Jawa Barat. (*/rsd)