
Buku setebal 139 halaman ini berisikan tentang perjalanan karir dan kisah hidup Tukul yang di mulai dari bawah hingga mendapatkan kesuksesan seperti sekarang ini. Buku ini ditulis oleh Ahmad Bahar.
Saat dimintai komentarnya, pembawa acara Empat Mata itu membantah jika peluncuran buku itu karena aji mumpung.
"Saya tidak ingin dibilang aji mumpung. Niat saya adalah ingin berbagi cerita dan pengalaman soal jerih payah kesuksesan seseorang yang berjuang dari awal," kata Tukul ditemui di Cafe Darmint Pasar Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).
Dalam bukunya tersebut, Tukul juga menceritakan tentang karirnya di dunia lawak, yang ternyata tidak semudah seperti yang dibayangkan orang selama ini. Tukul menuturkan, tulisan dalam buku tersebut tidak ada yang dikurangi ataupun dilebih-lebihkan.
"Seluruh tulisan dalam buku ini benar-benar kisah hidup saya yang disajikan apa adanya. Saya tidak menambahkan ataupun mengurangi, karena memang itulah yang terjadi," jelas Tukul.
"Harapan saya tidak muluk-muluk. Semoga buku ini bisa membantu orang lain agar selalu yakin dan semangat dalam menjalani kehidupannya," tambahnya. (kl/fia)
Lihat Profil: Tukul Arwana
Sukses buat mas Tukul, bagaimanapun juga menyusun sebuah buku adalah suatu yang baik, saya salut dgMu. Empat Mata itu bagus kalau dikemas secara proporsional, dan saya rasa banyak yg senang; banyolannya segar, dan memang seharusnya mendidik.. selamat buat Mas Tukul 'katro' Arwana.