< >

Pembangunan Pabrik Gula di Kabupaten Malang Mendesak

Sabtu, 14 April 2007 13:29
Kapanlagi.com - Pembangunan Pabrik Gula (PG) di wilayah Kabupaten Malang cukup mendesak, karena hasil panen tebu di daerah itu dari tahun ke tahun mengalami kelebihan hingga ratusan ribu ton.

Wakil Bupati Malang Rendra Kresna, Sabtu, mengakui, keberadaan PG tersebut cukup mendesak mengingat Kabupaten Malang over produksi panen tebu rata-rata mencapai satu juta ton per tahun dan terpaksa harus dilempar ke daerah lain seperti Mojokerto, Sidoarjo maupun Tulungagung.

"Bahkan kami punya program mendirikan beberapa PG mini dilokasi penghasil tebu agar panen tebu petani bisa tertampung, namun kami berpikir ulang lebih baik sekalian ada PG besar yang mampu menampung seluruh hasil panen petani," katanya di Malang.

Pernyataan Rendra yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang itu menanggapi penyataan salah seorang Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Mardjito yang mengatakan PG di daerah masih belum perlu, karena sulit pengelolaannya.

Apalagi, katanya, dari sekitar 80 ribu hektare lahan pertanian baik persawahan maupun palawija, sudah banyak yang beralihfungsi menjadi lahan komoditi tebu terutama di kawasan Malang Selatan sehingga produksi tebu setiap tahun juga terus bertambah.

Selain keberadaan PG yang cukup mendesak, katanya, pabrik-pabrik hasil panen juga harus segera direalisasi, karena jangan sampai Kabupaten Malang terus-menerus hanya menghasilkan bahan baku industri saja.

Oleh karena itu, lanjutnya, salah satu investor yang bakal menggarap tebu petani dengan mendirikan PG di Malang Selatan tersebut terus diupayakan terealisasi bahkan Pemkab juga telah membantu mempermudah prosedurnya.

Investor yang akan mendirikan PG di wilayah Malang Selatan tersebut adalah PT.Duta Sugar Plantation (PT. DSP) dengan nilai investasi sekitar Rp1,5 triliun.

"Kami tidak hanya memberi kesempatan bagi investor yang bakal mengembangkan PG saja tetapi juga investor lain yang akan mengembangkan berbagai potensi di Kabupaten Malang," ujarnya. (*/cax)