< >

Australia Akan Adakan Pelatihan Auditor Bagi BPK

Minggu, 15 April 2007 10:48
Kapanlagi.com - Australia akan mengirimkan tim auditornya ke Jakarta guna menindaklanjuti komitmen negara itu untuk membantu meningkatkan keterampilan dan keahlian para auditor BPK melalui program pelatihan.

"Tim yang direncanakan datang pada Juni atau Juli mendatang itu terdiri atas dua atau tiga orang auditor yang akan memberikan pelatihan dan supervisi tentang audit kinerja dan audit keuangan kepada para auditor kita," kata Kepala Pusdiklat BPK-RI, Bambang Riyanto, yang ditemui pada Jumat (13/4) malam, di sela-sela acara ramah tamah di rumah kediaman Dubes RI di Canberra.

Menurut Bambang, Pemerintah Australia melalui kantor audit nasionalnya berkomitmen tinggi membantu para personil BPK meningkatkan keahlian mereka dalam melakukan audit kinerja dan audit keuangan modern.

Bantuan seperti memberikan pelatihan di Jakarta dan menerima enam aduitor BPK untuk melakukan magang sejak Januari hingga Desember 2007 di Canberra itu di luar beasiswa program magister yang diterima personil BPK melalui beasiswa kemitraan dan AusAID, katanya.

Sebanyak enam orang auditor BPK diterima magang di Kantor Audit Nasional Australia di Canberra. Empat orang di antaranya melakukan magang dari Januari hingga Agustus dan dua orang lainnya hingga Desember 2007.

Selain mereka, seorang pegawai BPK, Sandi Prasetya yang kini menjabat bendahara Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA), mengambil program magister hukum di Universitas Canberra atas beasiswa Pemerintah Australia.

Acara ramah tamah di kediaman Dubes RI untuk Australia dan Vanuatu, TM Hamzah Thayeb itu diselenggarakan untuk menghormati Ketua BPK Prof. Dr.Anwar Nasution, yang melakukan kunjungan ke Canberra atas undangan Pemerintah Australia.

Selain dihadiri para diplomat dan peserta magang BPK, acara itu juga dihadiri sejumlah Indonesianis terkemuka Universitas Nasional Australia (ANU), seperti Chris Manning dan Harold Crouch.

Selama di Canberra dari 11 hingga 14 April itu, Anwar Nasution antara lain menghadiri pertemuan para auditor dan pejabat terkait Australia, serta berbicara di depan belasan mahasiswa dan Indonesianis ANU tentang eksistensi BPK-RI di era reformasi. (*/bun)