< >

Warga Lakukan Ritual 'Banyu Pinaruh' ke Laut

Minggu, 15 April 2007 11:20
Kapanlagi.com - Sejumlah pantai di Bali, sejak Minggu (15/4) dinihari, dipadati warga masyarakat untuk melakukan ritual 'banyu pinaruh' (pembersihan diri) setelah semalam suntuk melakukan 'jagra' terkait perayaan Hari Suci Saraswati.

Menurut pantauan, Minggu, di Pantai Matahari Terbit, Semawang dan Mertasari Sanur, Bali, warga masyarakat memadati pantai yang berpasir putih itu untuk melakukan mandi di laut.

Warga yang masih berbusana adat ke pura tersebut berduyun-duyun menghampiri pantai untuk mandi di laut sebagai simbo pembersihan diri.

Wayan Suastika warga Denpasar menuturkan, setelah semalam suntuk melakukan 'jagra' di Pura Agung Jagat Natha, ratusan umat Hindu usai sembahyang tengah malam atau pukul 00.00 wita itu, secara spontan bergerak menuju pantai.

"Saya dengan teman-teman mulai tengah malam sudah berada di pantai untuk melakukan banyu pinaruh," ucapnya sambil bergegas menghempaskan dirinya ke laut.

Begitu juga ratusan hingga ribuan umat Hindu juga tampak mendatangi Pantai Lebih yang berada di Kabupaten Gianyar, Pantai Watu Klotok di Klungkung dan Pantai Jasri di Kabupaten Karangasem.

Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Drs I Gede Rudia Adiputra M.Ag mengatakan, makna dari banyu pinaruh itu adalah untuk membersihkan diri secara badaniah.

"Tetapi secara batin memohon kehadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya Dewi Saraswati dalam bentuk tuntutan ilmu pengetahuan yang diibaratkan seperti air mengalir tak ada hentinya," katanya. (*/bun)