Kemenangan ketiga dalam karir Massa itu menghidupkan kembali peluang pembalap asal Brazil itu untuk ikut memburu gelar setelah mengawali musim ini dengan buruk.
Namun Hamilton-lah, yang untuk pertamakalinya start di baris terdepan, menjadi pusat perhatian pada balapan yang hasil akhirnya membawa pembalap Inggris berusia 22 tahun itu memimpin klasemen bersama dengan dua pembalap lainnya. Padahal ia baru tiga kali mengikuti Grand Prix F1.
Menjadi runner-up untuk keduakalinya berturut-turut, setelah finish ketiga di Australia, ia menjadi pembalap pertama dalam 57 tahun sejarah F1 yang bisa finish podium dalam tiga balapan pertamanya.
"Untuk kembali menempati peringkat kedua dalam balapan ketiga saya, sungguh luar biasa. Hanya ada satu anak tangga lagi dari sini," kata Hamilton dengan tenang dan terkontrol seperti biasanya pada konferensi pers pasca balapan yang mulai familiar baginya.
"Saya pikir ini adalah pencapaian yang luar biasa, yang bisa ditambah dalam karir saya. Saya sangat bangga," tambahnya.
Kimi Raikkonen, pembalap Ferrari pemenang GP pembuka di Melbourne bulan lalu, melengkapi susunan tiga pembalap teratas, disusul pembalap BMW-Sauber asal Jerman Nick Heidfeld yang untuk ketigakalinya finish keempat.
Sore Yang Sulit
Juara dunia dua kali Fernando Alonso, yang menjuarai GP Malaysia saat McLaren finish 1-2 akhir pekan lalu, menempati posisi kelima setelah melalui sore yang sulit di tengah panasnya gurun pasir.
Ia disalip Raikkonen saat pitstop dan disusul Heidfeld sehingga merasakan kekalahan pertama dari rekan setimnya.
Alonso, Raikkonen dan Hamilton kini bersama-sama berada di puncak klasemen pembalap setelah tiga GP dengan masing-masing mengantongi 22 poin, meskipun Hamilton belum pernah menang.
"Saya tidak bisa mencapai kecepatan yang benar. Saya tidak beruntung dan Ferrari bekerja dengan baik," kata Alonso.
Massa, yang dibuat seperti pembalap baru oleh Hamilton di Malaysia saat ia menyusul kedua Ferrari pada start dan kemudian membuat pembalap Brazil itu melakukan kesalahan ketika berusaha kembali ke jalurnya, memiliki 17 poin.
"Hasil dari dua lomba awal tidak sesuai harapan saya, ada sesuatu yang hilang. Kali ini kami menyatukan semuanya. Saya sangat puas. Sekarang kami harus berusaha lebih keras untuk mempertahankan momentum," katanya.
McLaren yang bermesin Mercedes bertahan di puncak klasemen konstruktor dengan 44 poin, disusul Ferrari 39 poin.
Pembalap Polandia Robert Kubica mencetak angka pertamanya musim ini, menempati posisi keenam dengan BMW-Sauber, sementara pembalap Toyota dari Italia Jarno Trulli finish ketujuh.
Giancarlo Fisichella memberi Renault, yang dua kali juara di Sakhir saat masih dipacu Alonso, satu poin. (*/cax)