< >

Jamsostek Baru Layani 26 Juta Karyawan

Senin, 16 April 2007 14:51
Kapanlagi.com - Meski telah berusia sekitar 30 tahun namun PT.Jamsostek (Persero) baru melayani sekitar tujuh persen atau 140 perusahaan dengan anggota sekitar 26 juta orang dari dua juta perusahaan dengan ratusan juta karyawan yang diwajibkan.

Perusahaan yang dulunya bernama Asuransi Tenaga kerja (Astek) seharusnya sudah memiliki peserta wajib sebanyak dua juta perusahaan, ujar pendiri PT.Jamsostek, Prof.Sri M Sunardji, di Medan, akhir pekan lalu.

Ia berada di Medan guna menghadiri acara pisah sambut Kakanwil I PT.Jamsostek, Ahmad Ansyori dengan penggantinya Armada Abdul Karim.

Menurut dia, kinerja perusahaan jaminan sosial yang kini memiliki total asset Rp50 triliun belum memuaskan.

Kinerjanya sangat lambat dalam memasyarakatkan Jamsostek dan menjamsostekkan masyarakat dalam rangka mensejahterakan dan memberikan perlindungan pada buruh dan pekerja dalam perlindungan sosial, katanya.

Kondisi ini tidak terlepas dari kompleksnya permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan yang berubah nama dari Astek menjadi PT.Jamsostek sejak tahun 1992 itu.

Mulai dari permasalahan intern perusahaan, pada aturan yang dijalankan Jamsostek belum sesuai dengan standar suatu sisten jaminan sosial sampai pada kesadaran pemerintah baik di tingkat pusat atau pun daerah yang masih kurang dalam melindungi masyarakat buruhnya dengan jaminan sosial, katanya.

Kendati demikian, kedepan diharapkan perusahaan ini harus berorientasi dengan peningkatan pelayanan dan tanggungjawab yang diberikan pada pesertanya, bukan pada seberapa besar laba yang diperoleh dari pelayanan itu, tambahnya (*/cax)