Transaksi Inacraft Diharap Meningkat 15 %
Kapanlagi.com - Menteri Perdagangan Mari E Pangestu berharap nilai transaksi dalam pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2007 meningkat 15 % dibanding-kan sebelumnya. Pernyataan itu dikemukakan Mendag dalam pidato sambutannya dalam pembukaan Inacraft 2007 di Jakarta Convention Center, Rabu. "Diharapkan nilai transaksi meningkat sebesar 15 %," kata Mari Pangestu. Dalam sambutannya, Mendag juga mengungkapkan Inacraft merupakan wahana promosi dan barometer berkembangnya UMKM sektor kerajinan, dan hal ini tercermin dari kenaikan jumlah peserta dari tahun ke tahun. Pada tahun 2005, Inacraft diikuti 1.350 perusahaan dari 27 provinsi dengan hasil kontak dagang 5,1 juta US$. Tahun 2006 jumlah peserta meningkat menjadi 1.500 perusahaan dari 30 provinsi, dengan hasil kontak dagang sebesar 6 juta US$. "Peningkatan tersebut diharapkan kembali terjadi pada penyelenggaraan Inacraft tahun 2007 ini, dengan jumlah peserta menjadi lebih dari 1.600 perusahaan dari 33 provinsi," ujarnya. Pameran bertaraf internasional Inacraft ke-9 itu dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan cara memukul kentongan yang menandai terbukanya bola dunia yang memajang sebagian produk kerajinan tangan unggulan Indonesia. Inacraft bertujuan mempromosikan produk kerajinan di seluruh Indonesia baik kepada pembeli lokal maupun importir mancanegara. Inacraft ke-9 kali ini berlangsung dari tanggal 18-22 April 2007 dan diikuti 1.650 perusahaan yang terdiri dari produsen dan perajin, eksportir, importir, BUMN/BUMD, pemerintah daerah dari 33 propinsi, Dekranas serta Dekranasda, dan perusahaan penunjang lainnya. Pameran yang terdiri dari 1.065 gerai ini diharapkan juga akan dihadiri lebih dari seribu pembeli dari 85 negara. Dalam pidatonya, Presiden Yudhoyono berpesan kepada para pengrajin untuk selalu meningkatkan kualitas, kreativitas serta mengikuti perkembangan isu perdagangan dunia, mendaftarkan merek produk yang dihasilkan, dan selalu mensinergikan antara ekonomi, teknologi dan dunia usaha. Turut hadir pada acara pembukaan pameran itu antara lain, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menbudpar Jero Wacik, Menneg BUMN Sugiharto, Menneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, serta Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng. (*/rsd) |