"Ibu Sinta akan memberi dukungan moral pada warga korban lumpur," kata Nunik, orang dekat mantan Ibu Negara itu, ketika dihubungi via telepon di Jakarta.
Hanya saja, kata Nunik, ia belum bisa memastikan jam kunjungan tersebut, sebab saat ini hujan sedang mengguyur kawasan Jakarta. Semula direncanakan kunjungan Sinta Nuriyah sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebelumnya, sejumlah warga korban lumpur Lapindo menemui Gus Dur di gedung PBNU, Rabu, meminta dukungan terhadap tuntutan pembayaran ganti rugi cash and carry yang mereka ajukan ke pemerintah dan PT Lapindo.
Salah seorang anggota rombongan, KH Abdul Fatah, mengatakan, Gus Dur mendukung tuntutan warga agar ganti rugi dibayarkan secara tunai langsung (cash and carry).
"Saya bilang pada Gus Dur bahwa kita (para korban, Red) menuntut pembayaran cash and carry, dan Gus Dur bilang `ya`," katanya.
Menurut Kiai Fatah, pernyataan singkat Gus Dur tersebut merupakan bentuk dukungan konkret meski Gus Dur tak sempat berdialog dengan warga.
"Walaupun cuma ngomong tak langsung kepada warga, tapi itu bagi kami sudah merupakan dukungan. Gus Dur berarti setuju dengan kami," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Attahdzib, Kedungbendo, Porong, Sidoarjo.
Kiai yang pesantrennya juga turut jadi korban semburan lumpur Lapindo itu mengungkapkan, Gus Dur juga mendukung langkah warga untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan berharap agar Presiden bersedia menemui warga. (*/rsd)