Unand, Sumbar Olah Daun Siongkong Jadi Tempe
Kapanlagi.com - Fakultas Farmasi Unand, Sumbar kembali berhasil mengolah daun singkong jadi tempe atau disebut 'tempe daun singkong', satu produk bahan makanan seperti tempe bergizi tinggi."Mengolah daun singkong menjadi tempe, modalnya murah hanya butuh daun singkong dan ragi," kata penemu tempe daun singkong Prof. Dr. Amri Bakhtiar MS. Dess.APT, di Padang, Jumat (20/04). Tempe daun singkong terbuat dari daun singkong dan ragi. Cara mengolahnya cukup mudah, tidak membutuhkan biaya tinggi dan bisa diolah secara manual. Kandungan gizi (protein) pada daun singkong tinggi, bahkan setelah diolah jadi tempe, kandungan proteinnya makin bertambah. Selain mengandung beta karotin pro vitamin A (sama dikandung wortel), tempe daun singkong juga mengandung mineral lainnya yang dibutuhkan tubuh. "Kita sudah mengajukan daun singkong dipatenkan ke Dirjen Dikti, guna melindungi temuan tersebut agar tidak ditiru," katanya. Tempe daun singkong bisa dimasak setelah berumur tiga hari, selain gurih digoreng, juga enak sebagai campuran gulai. Ide mengolah daun singkong jadi tempe dimulai pada November - Desember 2006, namun sebelumnya daun singkong sudah diteliti tahun 1992 guna mencari kandungan 'rutin-nya'. Rutin daun singkong (satu zat aktif) sebagai bahan obat-obatan dan kosmetik, serta jadi zat pengatur tumbuh tanaman. Cara mengambil 'rutin' yakni air perasan daun singkong diendapkan, lalu air endapan direbus kemudian diendapkan lagi. Kini daun singkong --sebagai bahan tempe-- itu, juga bisa jadi pakan ternak dan tepung daun singkong bisa dibuat biskuit. Dilombakan Amri mengatakan, jika tempe daun singkong dan tepung daun singkong dapat dijadikan campuran biskuit lolos pemantauan Dirjen Dikti, baru bisa dilombakan di Universitas Lampung bulan mendatang. Pengembangan pengolahan daun singkong jadi tepung untuk campuran biskuit dibantu dana Rp5 juta oleh Dirjen Dikti. Pengolahan tempe daun singkong, kata Amri, terimprovisasi ketika mahasiswanya merebus daun singkong guna memperoleh zat aktif (rutin). Setelah daun singkong itu direbus, lalu dibiarkan sehari, dan ketika diamati ternyata daun itu berjamur. Muncul pertanyaan seandainya diberi ragi tempe, sekalian apakah daun singkong bisa jadi tempe. Keraguan tersebut diujinya langsung dan ternyata daun singkong bisa menjadi 'tempe daun singkong'. Cara pembuatannya Sebanyak satu kilogram daun singkong direbus --satu cara untuk mengambil zat aktifnya disebut `rutin`-- lalu dikeringkan. Selanjutnya ditambahkan ragi tempe sebanyak 1-2 gr (satu sendok teh), diaduk dan dimasukan ke dalam plastik sebagai wadahnya. Daun singkong sudah bercampur dengan ragi berada dalam plastik itu selanjutnya didiamkan di tempat terlindung dari sinar matahari. Tempe daun singkong bisa dimasak setelah berumur tiga hari, selain gurih digoreng, juga enak sebagai campuran gulai. Makanan ini bisa tahan lebih lama jika direbus, setelah dingin lebih baik disimpan dalam kulkas. (*/rit) |