< >

Sudah Saatnya Aceh Miliki Transportasi Kereta Api

Sabtu, 21 April 2007 18:19
Kapanlagi.com - Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai provinsi sedang berkembang di belahan barat Indonesia dinilai sudah saatnya kini memiliki sarana transportasi kereta api, guna memberikan kemudahan bagi percepatan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat.

"Kita akan membangun kembali jaringan rel kereta api peninggal zaman Belanda yang sebagian sudah raib, terutama lintas timur yang mencakup dari Banda Aceh hingga perbatasan provinsi tetangga Sumatera Utara (Sumut)," kata Kepala Dinas Perhubungan NAD Muhyan Yunas di Banda Aceh, Sabtu (21/4).

Pernyataan itu disampaikan atas pertanyaan pers terkait semakin pedatanya arus transportasi darat dari dan ke Banda Aceh-Medan, Sumut, yang terjadi akhir-akhir, sehingga jarak tempuh kendaraan bis umum menuju kedua daerah itu menjadi lambat dari rata-rata sembilan jam menjadi 10-11 jam.

"Kepadatan arus kendaraan lintas timur Aceh itu mulai dirasakan pascabencana gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004 karena banyak kendaraan memasok berbagai bahan bangunan untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh," katanya.

Menurut Muhyan, pembangunan kembali jaringan rel kereta api itu dilakukan secara bertahan, mulai dari Banda Aceh-Sigli sepanjang sekitar 100,6 KM, Siglie Menasah Alue 22,4 KM, Menasah Alue-Matang Geulumpang Dua 49,5 KM setelah itu dilanjutkan sampai di perbatasan Sumut dengan dana sekitar Rp7,26 triliun.

Dana tersebut hanya untuk kebutuhan pembangunan jaringan rel kereta api, sedangkan pembebasan tanah rakyat dan armada kendaraan kereta api belum dianggarkan, namun jarangan relnya diharapkan selesai pada akhir tahun 2012.

Data lain yang diperoleh menyebutkan, Aceh pernah memiliki angkutan kereta api terakhir sekitar tahun 1960-an yang melayani penumpang dan barang dari dan ke Banda Aceh sampai ke Medan, Sumut, setelah itu hilang dan buktinya masih terlihat beberapa gerbong sebagai bukti sejarah kereta api di daerah ini.

Lebih lanjut Muhyan menyebutkan, kereta api merupakan salah satu solusi angkutan paling tepat saat ini dan masa mendatang, selain dapat diangkut secara massal juga murah, sehingga semua eleman masyarakat dapat menggunakan jasa kereta api dalam setiap mereka bepergian dengan lancar.

"Saya pikir, angkutan kereta api memang sudah sangat mendesak untuk Aceh selain aman dan murah juga telah menjadi kebutuhan masyarakat ditengah padatnya arus kendaraan dari dan ke Banda Aceh-Sumut," demikian H Muhyan Yunan. (*/bun)