
Kepada Kapanlagi.Com, Happy mengutarakan bahwa apa yang dibawa Kartini sampai sekarang masih perlu. Pasalnya pesan yang dibawa Kartini bukan saja menaikkan harkat martabat kaum perempuan melainkan juga nama negara.
"Itu yang perlu kita catat bahwa Kartini memperjuangkan seluruh kaum di tanah air tercinta ini. Tapi dengan kondisi yang ada sekarang saya yakin Kartini sedih melihat ada perempuan yang masih terkungkung," katanya.
Ia mencontohkan terkungkung yang dimaksud di sini bukan sengaja dilakukan melainkan karena dikondisikan. "Contohnya nggak usah jauh-jauh, belum menikah misalnya. Di sini ada perempuan yang udah cukup umur selalu ditanyai kapan menikah? Sedangkan kaum pria jarang ditanya seperti itu," lanjut Happy.
Saat disinggung adakah benturan emansipasi perempuan, ia mengangguk. "Saya akui benturan masih ada. Contohnya pria identik lebih unggul dibanding perempuan. Padahal kenyataan telah berubah. Untuk itu saya mau perempuan mesti berjuang dengan cara perempuan juga," imbuhnya. (kl/opa)
Lihat Profil: Happy Salma