< >

Penyelundup Asing Curi Barang Berharga di Bawah Air

Selasa, 24 April 2007 12:54
Kapanlagi.com - Sejumlah penyelundup asing dan pemburu barang-barang antik menggunakan alat penyelam canggih untuk mencuri barang-barang berharga Cina di dasar laut, demikian hasil penyelidikan Administrasi Warisan Kebudayaan Cina.

"Di kawasan teritorial Cina terdapat ribuan kapal tenggelam yang membawa benda-benda berharga dan bersejarah, terutama porselin berharga," demikian seperti dikutip China Daily, di Beijing, Selasa.

Shan Jixiang, Direktur Administrasi Warisan Kebudayaan Cina mengatakan, para pemburu asing ilegal seringkali menggunakan kapal penyelam canggih untuk memburu barang-barang berharga, dan itu sangat kontras dengan kondisi perlengkapan selam yang digunakan oleh para arkelog dan badan perlindungan Cina, yang berupaya menjaga barang berharga tersebut.

Aktivitas para penyelundup asing ilegal tersebut, katanya, mulai meningkatkan kegiatan pencaharian barang berharga sejak dua tahun terakhir ini.

Benda-benda berharga umumnya diperdagangkan diperairan internasional di luar perbatasan perairan Cina, sebelum dikapalkan ke pasar dunia, kebanyakan ke Amerika Serikat.

"Disamping sejumlah barang-barang berharga dari bawah laut, benda-benda budaya dari grup etnis minoritas, seperti pakaian dan alat-alat musik, juga menjadi incaran bagi para pemburu benda-benda antik," kata Shan.

Pemerintah Cina telah menandatangani kesepakatan dengan empat negara, yakni Peru, Filipina, India dan Italia untuk melindungi sejumlah benda pusaka budaya.

Penandatanganan kesepakatan pertama dilakukan dengan Peru pada 2000, yang berhasil memastikan kerjasama efektif antara kedua negara dari upaya pencurian benda-benda berharga.

Shan mengatakan, pihaknya telah mengundang Luis Chang, mantan dubes Cina di Peru, untuk menjadi konsultan Cina dalam perlindungan benda-benda seni budaya bersejarah.

"Kami menginginkan dunia internasional membantu dalam melindungi berbagai benda pusaka bersejarah Cina dan kami akan menandatangani kerjasama perlindungan dengan lebih banyak negara lagi," katanya.

Sejumlah benda-benda bersejarah di bawah laut kawasan Cina selama ini menjadi incaran para pencinta seni sejak 2005, ketika sebanyak 15.000 potong porselin, terutama berwarna biru dan putih berusia 300 tahun lalu, ditemukan di kedalaman 13,5 meter di Provinsi Fujian. (*/cax)