"Presiden minta pengusaha batik untuk melestarikan produk ini," kata pemilik tokok batik Juwita Isman Indarso kepada pers usai menerima Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono yang secara mendadak mengunjungi tokonya, Rabu sore.
Isman yang didampingi ibunya Nyonya Zaini mengatakan, Yudhoyono dan Ibu Ani baru kali pertama mengunjungi toko yang didirikan pada 1965 itu.
Kunjungan mendadak Kepala Negara dan Ibu Ani Yudhoyono ke kawasan wisata belanja itu, menyita perhatian para pengunjung, wisatawan dalam dan luar negeri serta pedagang yang berjualan di jalan sepanjang dua kilometer itu.
Isman yang juga pengurus yayasan pelestari batik "Sekar Jagad" menambahkan, Presiden Yudhoyono juga tidak ingin produk tekstil khas Indonesia kalah bersaing dengan produk sejenis dari negara lain, apalagi Indonesialah yang memiliki dan mengembangkan batik.
Selama 20 menit di toko batik "Juwita" Presiden dan Ibu membeli beberapa potong baju batik untuk diri mereka masing-masing dan keluarga besar Presiden serta staf kepresidenan.
Kepala negara dan Ibu Ani Yudhoyono tiba di Malioboro sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung mendatangi toko batik "Juwita". Sebelum memasuki toko batik itu, Presiden dan Ibu Ani berdialog dengan beberapa wisatawan asing dan lokal.
Yudhoyono yang mengenakan baju batik hijau menyempatkan diri pula untuk bersalam-salaman dengan warga serta pengunjung di jalan sepanjang dua kilometer itu.
Presiden dan rombongan bertolak kembali ke Istana Kepresidenan Gedung Agung sekitar pukul 18.00 Wib bersamaan dengan kumandang Adzan Maghrib. (*/rsd)