Pejabat Keuangan Qantas Peter Gregg mengatakan perusahaan penerbangan Australia itu akan membantu maskapai penerbangan Pasific dalam pengembangan rencana bisnis pada posisi semula sebagai maskapai penerbangan internasional dan dalam negeri yang berbiaya murah.
Dia mengatakan bahwa di bawah perjanjian, Pasific akan "menyesuaikan" operasional dengan maskapai anak perusahaan Qantas, Jetstar.
"Ini akan menjadi investasi yang penting untuk kelompok Qantas, guna mendukung strategi pertumbuhan Jetstar dan memungkinkan kita untuk mengembangkan penerbangan mencapai Asia Tenggara, di mana kami mempunyai peluang meningkatkan penerbangan di kawasan tersebut," kata Gregg dalam sebuah pernyataan.
Dia tidak menyatakan nilai dari 30% saham tersebut-- maximum yang diizinkan di bawah peraturan investasi asing Vietnam- yangmana Australia Financial Review minggu ini memperkirakan sekitar US$41,5 juta.
Perusahaan Investasi milik pemerintah Vietnam, State Vietnam Capital Investment Corporation (SCIC), pemegang saham terbesar Maskapai penerbangan Pasific Airline, mengatakan dalam pernyataan bahwa dipilihnya Qantas adalah satu dari maskapai penerbangan terbaik di dunia.
"Terutama sekali, Qantas telah mengembangkan Jetstar masuk dari satu maskapai penerbangan yang berbiaya murah yang berhasil di Asia," kata Pemimpin SCIC Le Thi Bang Tam.
Gregg mengatakan Qantas akan lebih aktif melalui badan perwakilan dan pejabat perwakilan di negara tersebut.
Qantas Januari lalu menyatakan bahwa akan melakukan perundingan untuk membeli saham maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Ho Chi Minh City tersebut.
The Financial Review melaporkan minggu ini bahwa konsorsium swasta telah menawar untuk membeli saham Qantas. (*/lpk)