"Dalam kwartal pertama tahun ini, ekspor produk baja naik 120% menjadi 14,13 juta ton sementara ekspor baja lembaran naik 98% menjadi 1,78 juta ton," demikian seperti dilaporkan Cina Daily, di Beijing, Jumat.
Sementara ekspor batu arang/kokas naik 20% menjadi 3,65 juta ton dan ekspor jenis besi-besian naik 70% menjadi 750 ribu ton.
"Menguatnya permintaan dan naiknya harga di pasar internasional telah mendorong sektor itu untuk meningkatkan produksi dan ekspor," kata Jia Tinsong, seorang pejabat NDRC.
Menurut dia, tingginya produksi dan ekspor produk-produk primer juga telah menyedot banyak konsumsi sumber daya alam, yang juga akan berpengaruh terhadap kondisi polusi yang serius.
"Situasi tersebut tidak dapat diizinkan terus menerus. Penurunan ekspor akan dapat mengendalikan kecenderungan itu," katanya. (*/rit)