Keuntungan bersih perusahaan minyak yang berbasis di Texas itu untuk Januari-Maret naik 10%, setara dengan US$1,62 per saham, 10 sen lebih baik di banding prediksi Wall Street.
ExxonMobil yang merupakan perusahaan terbesar dunia itu dalam pendapatan dan nilai pasar, serta keuntungan kuartalan di mana cukup lumayan lebih dari Bank of America, Geogle, Boeing, McDonald dan Apple.
Pendapatan raksasa minyak itu menurun tipis menjadi US$87,2 miliar di banding us$88,9 miliar setahun sebelumnya.
ExxonMobil mengumpulkan keuntungan sekitar us$6 miliar dari kegiatan hulu, di mana termasuk eksplorasi dan produksi minyak dan gas. Bahwa angka itu sedikit menurun di banding kuartal pertama 2006 yang tercatat us$6,4 miliar.
"Dalam kuartal pertama, ExxonMobil melanjutkan investasi aktif, membawa tambahan minyak mentah, produk-produk akhir dan juga gas alam ke pasar," kata pimpinan ExxonMobil Rex Tillerson.
Penurunan dalam pendapatan hulunya, dapat ditutupi dengan peningkatan kegiatan hilir yankni pemasaran dan pengilangan, di mana secara umum mencatat keuntungan lebih tinggi us$1,9 miliar.
Pendapatan dari devisi kimia ExxonMobil menurun menjadi us$1,3 miliar dan saham perusahaan itu ditutup naik 63 sen pada angka us$80,55 pada perdagangan Kamis (26/4).
ExxonMobil telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Libya selama kuartal tersebut dengan prospek untuk cadangan energi baru setelah Washington memperbaharui hubungan diplomatik dengan negara Amerika Utara itu tahun lalu. (*/rit)