
Tengok saja, selain Andhika dan Indra, band ini juga ditunggangi jebolan band-band papan atas tanah air. Sebut, Oni (gitar) pernah melambung bersama Five Minutes, Tomtom mantan penggebuk drum T-Five, Imot (sampling, synthetizer, program) pernah kiprah di Rock N Roll Mafia dan kerap menangani recording session studio beberapa musisi kenamaan serta Rizki vokalis Ize band alumni dari Dream Band. Dengan nama-nama ini The Titans diramal bakal menjejak lebih dalam di blantika industri musik tanah air dibanding Peterpan yang lebih riuh dengan kontoversi frontmannya.
"Kami disini berdiri sebagai grup band baru bukan hanya dua personil Andika dan Indra, tetapi ini merupakan gabungan dari beberapa personil keluaran dari band-band terdahulunya. Kalau dikatakan warna Peterpan masih disini sebenarnya tidak, karena personil yang lainnya juga punya warna masing-masing yang dilebur di The Titans," jelas Andhika.
Kalaupun ada kemiripan dengan Peterpan, mungkin bisa dimaklumi pasalnya Andhika dan Indra merupakan pengawal melodi semasa aktif di Peterpan.
"Di sini semuanya bebas untuk saling mengekspos dan album ini penjelmaan dari sebuah keyakinan," tandas Andhika. Keyakinan yang mereka sebut Kebersamaan Selamanya. Mungkinkah itu? tapi paling tidak pengalaman masa lalu menjadikan personil The Titans menyebutkan diri sebagai keluarga.
Keinginan The Titans untuk bermusik dan berbagi musik dengan bermodalkan jam terbang masing-masing menjadikan patut untuk diperhitungkan. Ingin bukti, coba dengarkan usungan pop alternatif dengan sentuhan groove box dalam album The Titans ini. (kl/wwn)
Lihat Profil: The Titans, Andhika Peterpan, Peterpan